Hasil Quick Count Sudah Mampu Tingkatkan Kepercayaan Investor

Penulis: Atalya Puspa Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 17:45 WIB Ekonomi
Hasil Quick Count Sudah Mampu Tingkatkan Kepercayaan Investor

DOK PHRI
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani

RESPONS positif terlihat dari para pelaku pasar setelah hasil hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei serta hitung nyata (real count) sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandi.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani menyatakan tingkat kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin tinggi sejalan dengan hasil penghitungan suara sementara tersebut.

"Dari segi kepercayaan pasar tinggi sekali. Semua sudah confident, tinggal persiapan mulai expand tanggal 22 Mei nanti," kata Haryadi kepada Media Indonesia, Minggu (21/4).

Haryadi mengungkapkan, para pelaku pasar kini cenderung memiliki gairah untuk berkontribusi secara langsung terhadap pasar. Hal ini kemudian memunculkan aura positif tersendiri bagi pasar di Indonesia.

Baca juga: Pasar Beri Respons Positif Pasca-Pemilu

Terlebih lagi Presiden Joko Widodo juga meyakinkan investor bahwa Indonesia dan situasi perekonomian tetap aman pascapemilu.

"Semua orang merasa punya kepentingan untuk maju. Itu bagusnya. Auranya sangat positif. Semangatnya seperti waktu awal tax amnesty. Semua merasa punya kepedulian yang tinggi," ucapnya.

Dirinya meyakini, aura positif tersebut akan terus berjalan sepanjang pemerintahan Jokowi di periode depan.

"Pelaku pasar bukan hanya go by the flow, tapi semuanya ingin berkontribusi," ucapnya.

Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 25,68 ke level 6,507 pada penutupan pekan lalu pasca pemilihan umum. Hal tersebut merupakan bukti dari geliat pasar saham Indonesia yang kian meningkat. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More