Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengakui pihaknya kerap menerima serangan peretas (hacker) ke server KPU. Namun, serangan hacker tersebut tidak meruntuhkan sistem kerja KPU dalam memproses atau menginput data-data pemilu.
"Memang ada upaya untuk menyerang situs atau server KPU. Macam-macam mulai dari DDoS (bentuk serangan hacker), ada deface, kemudian juga ada my skill injection. Hal semacam itu terjadi namun Alhamdulillah sampai hari ini bisa kita pastikan server dan web KPU masih bisa diakses oleh publik," ujarnya di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4).
Viryan mengungkapkan, pihaknya beberapa kali mendapat keluhan dari masyarakat soal tidak bisa mengakses website KPU.
Baca juga : BPN Pertanyakan Salah Input Data ke Situng KPU
"Yang mengakses ke situs kami sangat tinggi diangka 150 ribu viewers pada saat ini. Jadi masyarakat itu bukan karena server down namun tidak bisa mengakses terkait dengan koneksi masing-masing akses internetnya," terangnya.
Lebih lanjut, Viryan menuturkan pihaknya mengajak masyarakat sipil yang memiliki keahlian dalam hacking untuk membantu KPU dalam mengamankan servernya.
"Kita sama-sama ketahui dukungan dari masyarakat luas menjadi penting dan kita mengajak Masyarakat khususnya praktisi hacking menjadi perhatian kami. Kita mengajak bersama agar proses penyajian data dan informasi melalui situng ini bisa berjalan dengan lancar," tandasnya. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved