Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Muhamamd Kholid mengatakan pihaknya memiliki cara untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, yakni menggelar lomba swafoto di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 Rabu (17/4) esok.
"Lomba ini terbuka untuk umum warga Surabaya dan tidak dipungut biaya," kata Muhamamd Kholid di Surabaya, Selasa (16/4).
Menurut dia, tujuan digelarnya lomba kali ini tidak lain adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, khususnya di kalangan anak-anak muda pada saat Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.
Adapun ketentuan lomba tersebut meliputi swafoto di TPS yang dikirim pada 17 April 2019 harus dengan gaya dan ekspresi sekreatif mungkin. Peserta juga harus mengikuti media sosial milik KPU Surabaya di facebook, twitter dan instragram.
"Buktinya follow media sosial KPU Surabaya harus di-screenshot dan dikirim ke email [email protected]," ujarnya.
Baca juga: Caleg Perempuan NasDem Jatim Berebut Swafoto Bareng Surya Paloh
Setelah itu, lanjut dia, peserta harus mengirim atau mengunggah fotonya yang sudah diberi caption atau keterangan menarik ke media sosial seperti facebook, twitter dan instragram paling lambat Kamis (18/4) pukul 24.00 WIB.
"Tag akun sosial media KPU Surabaya dan beri hastag #LombaSelfiediTPSKPUSurabaya," imbuhnya.
Bagi foto peserta terbaik, KPU Surabaya akan memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp11 juta.
"Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, dokumen terkirim menjadi milik panitia," pungkasnya.(OL-5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved