Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Alumni Trisakti untuk Jokowi merilis single dan video klip berjudul Tersenyumlah Indonesiaku sebagai bentuk dukungan ke pasangan calon nomor urut 01. Single itu dijadikan cara untuk menggaet pemilih milenial di pemilu presiden (Pilpres) 2019.
Ketua Alumni Trisakit untuk Jokowi, Muhanto Hatta, mengatakan lagu yang dinyanyikan Olivia Nelbra Rieuwpassa itu diharapkan bisa menggaet pemilih milenial. Pesan yang ingin disampaikan lewat lagu itu adalah optimisme untuk Indonesia maju.
Baca juga: Rencana Penghentian Pencoblosan di Malaysia Baru Wacana
“Kami ingin menghadapi pesta demokrasi ini dengan ceria. Lagu ini diharapkan bisa menggembirakan demokrasi kita ini,” kata Muhanto saat launching single di Studio For Jokowi, Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta, Kamis (11/4).
Menurutnya, kabar hoaks yang dilontarkan terhadap Jokowi harus dijawab dengan kampanye positif. “Dengan keluar lagu ini bisa melawan kubu sebelah yang selalu kampanye negatif. Bisa melawan dengan hal positif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pembuatan video klip dan lagu yang diciptakan Ali Akbar Sugiri ini dilakukan dengan waktu singkat atau tidak lebih dari dua minggu. Menariknya, kata dia, Jokowi juga ikut serta masuk di dalam video klip tersebut. “Ini video klip pertama dukungan yang di dalamnya ada pak Jokowi,” ujarnya.
Sementara itu, pelantun lagu, Nelbar, menambahkan pesan yang ada di dalam lagu diharapkan bisa membuat Indonesia lebih baik. Dengan keanekaragaman suku dan budaya, Indonesia diharapkan bisa tetap damai dan aman. Tentunya, ia berharap pemilih milenial juga bisa melihat sosok Jokowi yang sudah sukses memimpin Indonesia.
“Sesuai judul lagunya, aku ingin apapun keadaan Indonesia, kita harus tetep tersenyum dan semangat serta yakin pilih Jokowi,” ujarnya. (OL-6)
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved