Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

KPU : Pemilu di Yaman Diiringi Suara Tembakan

Insi Nantika Jelita
10/4/2019 21:35
KPU : Pemilu di Yaman Diiringi Suara Tembakan
Panitia Pemungutan Suara Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur memberangkatkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri(Antara/Agus Setyawan)

YAMAN menjadi negara pertama yang menyelenggarakan pemilu di luar negeri. Ada cerita menarik di Yaman. Menurut Komisioner KPU Pramono Ubaid, petugas Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Sana'a, Yaman saat mengantarkan kotak suara diiringi suara tembakan karena daerah tersebut sedang berkonflik.

Ia mengatakan petugas PPLN tidak dikawal aparat keamanan dalam proses pengiriman kotak suara.

"Itu malah setiap saat ada suara tembakan. Bayangin aja, nganterin surat suara ke beberapa tempat itu. Jadi kalau denger ceritanya teman-teman Yaman itu luar biasa," ungkap Pramono di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (10/4).

Baca juga : TKN: Rekapitulasi Suara Luar Negeri Rekayasa Kelompok Tertentu

Yaman merupakan negara yang sedang mengalami konflik internal sehingga petugas PPLN membawanya menggunakan bus dan suara tembakan mengiringi pengiriman tersebut. KBRI di Yaman, kata Pramono, sudah ditutup dan digabung dengan KBRI Oman.

"Kemarin persiapan teknisnya agak berat karena satu kedutaan di Oman, dia menangani sendiri sekaligus menangani Yaman. Sementara di Yaman situasi konflik, transportasinya tidak bagus. Jadi logistik kita kemarin dibawa PPLN kita naik bus umum, jalan dan harus hati hati," beber Pramono.

Pelaksanaan pemilu di luar negeri digelar lebih awal sejak tanggal 8 April hingga 14 April. KPU menegaskan hingga saat ini belum ada perhitungan suara hasil pemungutan suara di luar negeri.

"Hasil perolehan suara pemilu luar negeri (real count) baru dapat diketahui setelah proses penghitungan suara 17 April 2019 selesai," kata Komisioner KPU Hasyim Asy'ari. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya