Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan sosialisasi tata cara melakukan pencoblosan yang benar dalam Pemilu 2019. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthow berharapi dengan adanya sosialisasi bisa menekan angka surat suara tidak sah dibawah 10%.
"Nanti kami mulai gencar sosialisasi tata cara pencoblosan yang benar. Serta kriteria surat suara sah dan tidak sah. Mudah-mudahan surat suara tidak sah (invalid votes) dibawah 10%," ujarnya di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (10/4).
Sosialisasi tersebut akan dilakukan sebelum masa tenang. Menurut Pramono setiap pelaksanaan pemilu potensi suara tidak sah tinggi karena banyak pemilih yang salah melakukan pencoblosan.
Ia mengungkapkan, pada pemilu 2014 ada sekitar 14,3 juta surat suara yang tidak sah atau sekitar 10,76%.
Baca juga : Soal People Power, Mahfud MD Siap Berikan Advokasi kepada KPU
"Bahkan pemilu 2009 itu lebih tinggi lagi ada 14,43% itu surat suara yang tidak sah, karena dulukan centrang. Centrang itu potensi kesalahannya itu besar. Surat suara tidak sah itu maka tidak dihitung. Jadi kedaulatan yang diberikan melalui proses pemilu itu menjadi hilang, jadi sia-sia," jelas Pramono.
Saat ini, KPU sudah mengerahkan relawan demokrasi untuk menyosialisasikan pemilu kepada pemilih untuk menyasar 11 kelompok msyarakat.
Ke-11 basis pemilih strategis itu, yakni pemula, muda, perempuan, disabilitas, berkebutuhan khusus, kaum marginal, komunitas, keagamaan, netizen, keluarga, serta relawan demokrasi.
"Sosialiasi kepada kelompok spesifik itu untuk pengetahuan publik tentang teknis kepemiluan tentang hari pemungutan suara, tata cara mencoblos. Tentu harapannya mereka semakin terlibat pemungutan suara," tandas Pramono. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved