Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Survei LSI: Jokowi Lebih Nasionalis, Prabowo Lebih Berwibawa

Rahmatul Fajri
02/4/2019 19:30
Survei LSI: Jokowi Lebih Nasionalis, Prabowo Lebih Berwibawa
LSI pada Selasa (2/4) memaparkan hasil survei mengenai elektabilitas calon presiden dan wakil presiden.(Bary Fathahilah/MI)

LINGKARAN Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru pada Selasa (2/4). Dalam survei tersebut juga ditanyakan soal kepribadian masing-masing capres.

Hasilnya, Jokowi dianggap lebih nasionalis dan religius. Sementara itu, Prabowo dianggap lebih berwibawa sebagai pemimpin.

Peneliti LSI Ardian Sopa merinci pada aspek nasionalis, Jokowi unggul dengan persentase 82,1%, sedangkan Prabowo pada angka 74,6%.

Selain itu, pada aspek agamis atau religius, Jokowi unggul pada angka 73,9%, sedangkan Prabowo sebesar 58,4%.

Selanjutnya, dari aspek berwibawa, Prabowo unggul tipis atas Jokowi dengan persentase 75,4%. Sementara, Jokowi meraih suara 75,0%.

"Secara umum kepribadian Jokowi lebih disukai publik. Tapi, ini kembali lagi berdasarkan persepsi masyarakat," kata Ardian, ketika konferensi pers di Graha Dua Rajawali, LSI, Rawamangun, Jakarta Timur.

Baca juga: Survei LSI: Kepuasan Atas Kinerja jadi Alasan Utama Pilih Jokowi

Ardian mengatakan dengan kepribadian tersebut, menjadi alasan bagi publik untuk menjatuhkan pilihan kepada Jokowi. Hal tersebut terlihat dari hasil survei elektabilitas Pilpres yang dilakukan LSI baru-baru ini.

LSI merilis survei elektabilitas capres per 26 Maret 2019. Hasilnya, dengan membagi angka golput secara proporsional, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan rentang elektabilitas sebesar 56,8%-63,2%. Sedangkan Prabowo-Sandi elektabilitasnya pada rentang 36,8%-43,2%.

LSI melakukan survei dari 18 hingga 26 Maret 2019 dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya