Kamis 07 Maret 2019, 09:41 WIB

PSI Tolak Penangkapan Robertus Robet

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
PSI Tolak Penangkapan Robertus Robet

MI/M. Irfan

 

DOSEN Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet ditangkap pada Rabu (6/3) malam terkait orasinya pada acara Kamisan pada 28 Februari 2019. Dia diduga melanggar UU ITE terkait nyanyian yang dilantunkannya pada acara tersebut yang menyinggung instansi ABRI, sekarang TNI.

Menanggapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia angkat bicara dengan menyatakan sikap menolak penangkapan Robertus Robet.

"Kami meminta aparat kepolisian untuk segera membebaskannya dari segala tuduhan pidana. Apa yang disampaikannya adalah ekspresi kebebasan berpendapat yang dijamin UUD 1945 pasal 28 dan negara khususnya Kepolisian wajib menjaga itu," ungkap Juru Bicara PSI Surya Tjandra dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (7/3).

Terlepas dari lagu yang dinyanyikannya tersebut, Robertus Robet, kata, Surya, sesungguhnya hanya menyampaikan kritik terkait gagasan beberapa kalangan untuk menempatkan kembali militer ke dalam posisi sipil, yang mengingatkan kembali pada apa yang dulu dikenal dengan 'dwi fungsi ABRI' saat tentara bisa terlibat dalam fungsi sosial politik selain keamanan.

Baca juga: Aktivis HAM Robertus Robet Ditangkap

"Dwi fungsi ABRI adalah masa lalu yang tidak boleh kembali lagi di era demokrasi, saat proses dialog dan perdebatan serta argumentasi menjadi pedoman bersama di dalam bernegara, bukan melulu kekuatan apalagi kekuatan bersenjata," terangnya.

Lalu, Surya juga mengatakan meminta semua pihak untuk bisa saling menjaga diri dan meneruskan dialog yang sudah terbangun. Robertus Robet sendiri sudah meminta maaf secara terbuka untuk hal ini.

"Sudah sepatutnya kepolisian dan pelapor menerimanya sebagai sebuah bentuk niat baik mencari solusi secara bermartabat," tandasnya. (OL-2)

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

Taufik Basari: Usut Tuntas Temuan Kerangkeng Manusia

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 25 Januari 2022, 06:40 WIB
Taufik menyatakan tidak dibenarkan merampas kemerdekaan orang lain dan memperlakukannya secara tidak...
Antara

Demokrat: Kepastian Jadwal Pemilu 2024 Bantu Parpol Fokus Konsolidasi

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:58 WIB
Herzaky menyampaikan Demokrat sejak awal menyetujui usulan...
MI/M IRFAN

PKB Gembira Pemilu 2024 Berbarengan dengan Hari Kasih Sayang

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 24 Januari 2022, 22:00 WIB
PKB mengusulkan agar pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan di antara bulan Januari sampai Maret...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya