Senin 04 Maret 2019, 17:20 WIB

TKN: Arief Puyuono Mengigau Salahkan Jokowi

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
TKN: Arief Puyuono Mengigau Salahkan Jokowi

MI/Susanto

 

JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, mempertanyakan pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Puyuono, yang menyalahkan Jokowi atas penangkapan Andi Arief oleh polisi. Ace menyebut, Arief Puyuono mengigau.

“Pak Arief Poyuono sedang tidak mengigau kan? Kok Andi Arief yang mengkonsumsi narkoba, Pak Jokowi yang disalahkan. Andi Arief yang bersalah, Pak Jokowi yang disalahkan,” kata Ace, Senin (4/3).

Baca juga: Syarief Hasan Persilakan Andi Arief Diproses Hukum

Ace menjelaskan, pemerintah Jokowi dalam pemberantasan narkoba tak pandang bulu. Ace menegaskan, harusnya Arief berkaca diri bagaimana Prabowo sebagai calon presiden yang diusung bisa memberantas narkoba.

“Justru dengan ditangkapnya Andi Arief pemerintah Jokowi tak pandang bulu siapapun yang terlibat narkoba harus diadili. Bagaimana kubu Prabowo mau memberantas narkoba, lah wong Tim Andalannya yang suka menyerang Pak Jokowi malah digrebek kasus narkoba,” jelasnya.

Ace mengatakan, pihaknya prihatin atas peristiwa tertangkapnya Andi Arief yang diduga mengkonsumsi narkoba. Pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelediki kasus ini secara adil dan obyektif.

“Ini seharusnya dijadikan pembelajaran bagi siapapun agar kita berani untuk melawan narkoba. Para elit politik kita harus menunjukan perang terhadap narkoba yang dapat merusak bangsa ini,” kata Ace.

Sebelumnya, Waketum Gerindra Arief Poyuono justru menyalahkan pemerintahan Presiden Joko Widodo atas ditangkapnya Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief.

Menurut Poyuono, peredaran narkoba di era Jokowi semakin banyak. Ia juga meminta Andi Arief untuk segera direhabilitasi. (OL-6)

Baca Juga

Dok. Antara

Anies Akui Sudah Baca Pemberitaan ihwal Upaya Kriminalisasi oleh KPK

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:23 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut berkali-kali mendesak satuan tugas penyelidik agar menaikkan status kasus...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Penghapusan Badan Peradilan Khusus untuk Pilkada Dinilai Membebani MK

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:10 WIB
Mita menyoroti kondisi MK yang terdiri dari sembilan orang hakim. Sementara, ratusan daerah yang menyelenggarakan pemilu bakal memboyong...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Menko PMK ajak Generasi Muda Maknai dan Amalkan Nilai Pancasila

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:03 WIB
Pancasila telah berkali-kali menghadapi cobaan dan ujian serta terus berhasil menjaga eksistensinya dan menjaga keutuhan bangsa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya