Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Revolusi Mental Potensi Disorot di Debat Ketiga

Akmal Fauzi
01/3/2019 13:58
Revolusi Mental Potensi Disorot di Debat Ketiga
(MI/ BARY FATHAHILAH)

ANGGOTA Relawan Alumni Jerman 01, Iwan Satriawan Sukardi, menilai revolusi mental yang digagas Joko Widodo (Jokowi) akan disorot di debat ketiga yang akan berlangsung pada 17 Maret 2019 mendatang. Hal itu berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang pendidikan.

"Saya menilai nanti laringa ke SDM, pasti ditanya revolusi mental sudah jalan atau belum. Harus diantisipasi jawabannya," kata Iwan ditemui usai acara focus group discussion (FGD) Indonesia Maju di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (1/3).

Baca juga: Aljer 01 Rekomendasikan Program Pendidikan Karakter Bangsa

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin, kata Iwan, harus fokus pada rencana pembangunan SDM ke depan, untuk menjawab hal itu. Menurutnya, revolusi mental adalah platform yang telah didirikan dalam kepemimpinan Jokowi di periode pertama.

"Revolusi mental berhasil diletakkan sebagai dasarnya, tinggal transformasi ke sebuah gerakan itu seperti apa,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, pasangan Jokowi-Amin perlu meyakinkan masyarakat tentang aktualisasi dan akselarasi SDM untuk meningkatkan karakter bangsa. Sebab manusia merupakan aset bangsa, sesuatu yang perlu diberikan investasi.

Misalnya, di bidang pelatihan dan keteladanan. Guru dan rohaniawan jadi sasaran utama dari bidang tersebut. Bagaimana mereka tak hanya mengajar, namun juga menularkan keteladanan. Menurutnya, masalah keteladanan sangat serius, mengingat beberapa kali ada kasus guru yang dianiaya anak didiknya.

"Ini enggak bisa dikerjakan sendiri-sendiri, harus ada payung hukumnya," kata Iwan.

Debat ketiga Pilpres 2019 akan menampilkan calon wakil presiden 01 Ma'ruf Amin dan calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno. Keduanya akan beradu gagasan, visi, misi, program di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, sosial, dan budaya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya