Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

TKN: Visi Misi Jokowi Adalah Optimisme Memetik Bonus Demografi

Micom
26/2/2019 06:28
TKN: Visi Misi Jokowi Adalah Optimisme Memetik Bonus Demografi
(ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

JURU kampanye Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Dedek Prayudi, memandang visi misi Capres 01 Jokowi adalah bentuk optimisme dalam menyambut peluang yang bernama bonus demografi. Visi misi itu dipaparkan di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Minggu (24/2), dalam sebuah acara bertajuk Konvensi Rakyat.

"Sebagai demografer, saya bangga sekali Pak Jokowi paham betul akan tantangan di era bonus demografi dan itu tertuang secara komprehensif di dalam visi misi yang disampaikan kemarin," ujar mantan peneliti kebijakan United Nations Population Fund itu.

Dedek menjelaskan setidaknya ada tiga poin dari visi misi tersebut yang menjawab dua tantangan fundamental bonus demografi, yakni pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan pemuda.

"Pertama, Kartu Indonesia Pintar hingga bangku kuliah. Kedua, Peningkatan kualitas pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan expansi badan-badan pelatihan. Ketiga, Ekspansi, revitalisasi dan penguatan sentra-sentra digital dan membangun pembangunan SDM digital," jelas Dedek.

Baca juga: Empat Jurus Andalan Jokowi

Dedek menilai tiga poin ini tergabung dalam rangkaian skema pemberdayaan pemuda.

"Tiga program tersebut akan mendorong peningkatan kualitas SDM pemuda kita, agar siap pakai, sesuai kebutuhan jaman dan kompetitif," sambung Dedek.

Mengenai pemberdayaan perempuan, Dedek menyinggung dua program unggulan Capres 01 tersebut.

"Program childcare atau penitipan dan pengasuhan anak secara masif juga akan mendorong kesetaraan kesempatan kerja antara perempuan dan laki-laki. Di samping program-program modal usaha bagi perempuan seperti Mekar akan dilipatkandakan jumlah penerimanya," kata Dedek.

"Tentu pidato politik substantif dan penuh dengan gagasan konkret ini membuat orasi-orasi berapi-api kubu sebelah jadi terdengar minim substansi, jadul, dan mengambang nggak jelas," pungkas Dedek. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya