Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Capres Dituntut Sampaikan Rencana Kebijakan di Debat Kedua

Rahmatul Fajri
10/2/2019 20:54
Capres Dituntut Sampaikan Rencana Kebijakan di Debat Kedua
(ANTARA)

DEBAT kedua Pilpres 2019 diharapkan menjadi forum kedua pasangan calon presiden untuk menyampaikan rencana kebijakan terbaiik.

Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, kedua capres yang akan berdebat nanti seharusnya sudah bisa memberikan rencana atau gagasan yang baru di masyarakat terkait tema debat.

Gagasan kebijakan itu, lanjut Syamsuddin, seharusnya sudah dipikirkan secara matang sehingga bisa diimplementasikan dan mampu meyakinkan masyarakat.

"Jadi kedua capres harus mampu meyakinkan publik bahwa mereka memiliki kebijakan atau rencana kebijakan terbaik untuk menyelesaikannya," kata Syamsuddin, ketika dihubungi, Minggu (10/2).

Selain itu, ia menilai agar tampil meyakinkan dan memahami materi debat, kedua calon harus menguasai tema yang telah ditetapkan KPU.

Baca juga : TKN Yakin Dalam Debat Kedua Jokowi Menguasai Substansinya

Tema debat kedua yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, 17 Februari mendatang ialah  energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Meski debat kali ini tidak mendapatkan contekan seperti edisi debat sebelumnya, Syamsuddin menyebut, hal itu jadi peluang yang harus dimanfaatkan oleh kedua calon, dengan mengelaborasi sikap, pernyataan, dan data di lapangan. Sehingga, tidak terpaku kepada pertanyaan yang telah diketahui sebelumnya.

Dengan demikian, kedua capres seharusnya bisa tampil maksimal, karena merujuk pada tema debat, keduanya memiliki peluang yang sama.

"Yang diuntungkan sebenarnya penantang karena memiliki celah untuk mengkritik kebijakan petahana yang kurang memuaskan. Tapi petahana juga bisa mencari keuntungan jika mampu jelaskan apa yg sudah dilakukan pemerintah utk isu-isu tersebut," kata Syamsuddin. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya