Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku sempat tidak yakin pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum bisa memenangkan Pilkada Jawa Barat. Pasalnya, berdasarkan hasil hitung cepat sementara, suara pasangan calon yang memiliki akronim Rindu bersaing ketat oleh pasangan calon nomor urut 3 usungan PKS dan Gerindra yaitu Drajat-Saikhu.
"Kita syukuri kemenangan Emil, walau saya tadi sempat berpikir bisa apakah Emil akan kalah. Kalau Emil kalah, sebetulnya itu akan jadi kekalahan besar buat NasDem," tutur Surya saat ditemui di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Rabu (27/6).
Seperti yang sudah diketahui, NasDem merupakan partai pertama yang mendeklarasikan Emil dalam Pilgub Jawa Barat. Sementara, berdasarkan peraturan perundang-undangan NasDem sebetulnya tidak mempunyai kursi yang cukup untuk mengusung Emil seorang diri.
"Tapi hasilnya ya patut kita syukuri, Emil akhirnya terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat versi hitung cepat," paparnya.
Surya berpesan, sebagai calon gubernur Jawa Barat Emil dan Uu akan mengemban tugas yang amat penting. NasDem menugaskan keduanya untuk bisa membawa Jawa Barat sebagia provinsi benteng Pancasila. Selain itu, keduanya juga dituntut untuk bisa bekerja secara efektif dan efisien untuk membangun Jawa Barat dengan memberikan dukungan sepenuhnya kepada kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Saya tidak mendesak Emil untuk menjadi anggota partai politik. Dia boleh membebaskan diri, yang terpenting dia bisa membawa kemajuan di Jawa Barat," papar Surya. (OL-5)
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak melakukan revisi UU Pilkada
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved