Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Ribuan Surat Suara Untuk Pemilihan Bupati Cirebon di Satu Desa Hilang

Nurul Hidayah
27/6/2018 16:11
Ribuan Surat Suara Untuk Pemilihan Bupati Cirebon di Satu Desa Hilang
(MI/JOHN LEWAR)

RIBUAN surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati di  Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon hilang. Proses  pencoblosan tetap dilaksanakan dengan menggunakan surat suara untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Wakil Bupati Cirebon, Selly A Gantina, menjelaskan jika hari ini, Rabu (27/6) pemungutan suara di 6 TPS yang ada di Desa Danamulya tetap dilakukan. 

"Yaitu menggunakan surat suara untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU)," ungkap Selly. 

Masing-masing TPS mendapatkan jatah 80% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) karena surat suara yang ada tidak mencukupi. 

"Akhirnya berdasarkan kesepakatan masing-masing TPS mendapatkan 80% surat suara," ungkap Selly.

Sekalipun hanya 80%, Selly yakin jumlah tersebut mencukupi. Karena berdasarkan data pilkada sebelumnya, jumlah pemilih di desa tersebut tidak sampai 80%. 

Hal ini karena kebanyakan warga Desa  Danamulya bekerja sebagai TKI maupun di luar daerah. Kalaupun terjadi kekurangan, Selly mengungkapkan sebelum waktu pencoblosan selesai mereka akan berupaya untuk mencari ke TPS lain yang memiliki kelebihan surat suara. 

Adapun surat suara yang hilang di Desa Danamulya mencapai sekitar 2.467 khusus untuk surat suara pemilihan bupati dan wakil bupati Cirebon.

Sementara itu Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, menjelaskan jika mereka bersama dengan Panwaslu kabupaten Cirebon akan berupaya untuk melakukan penyelidikan akan hilangnya ribuan surat suara tersebut. Saat ditanyakan apakah kehilangan surat suara tersebut ditingkat mana, Suhermanto enggan menjawabnya dengan pasti. 

"Masih didalami," ungkap Suhermanto.

Sementara komisioner Divisi Penindakan Panwaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir, juga enggan menjelaskan kronologis secara pasti hilangnya ribuan surat suara tersebut. 

"Masih dalam tahap kajian dan mengumpulkan semua kevalidan," ungkap Khoir.

Hingga saat ini Khoir mengaku belum bisa memberikan informasi secara pasti kronologis hilangnya ribuan surat suara tersebut karena khawatir salah. 

Saat ditanyakan proses pengiriman surat suara tersebut menurut Khoir dari KPU dilanjutkan ke tingkat  kecamatan dan ke desa. Ia pun belum bisa memastiakn kehilangan tersebut terjadi di tingkat yang mana.

Sementara itu PPS Desa Danamulya, Suparyo menjelaskan jika logistik untuk pemilihan gubernur Jawa Barat dan bupati Cirebon tidak datang bersamaan. 

"Yang sudah datang itu logisitik utnuk pemilihan gubernur," ungkapnya. 

Karena lama tak datang, bersama dengan ketua PPS lainnya mereka berinisiatif untuk mendatangi sekretariat di tingkat kecamatan pada Selasa (26/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Namun kemudian ditemukan jika kotak suara dan logistik lainnya ada, namun surat suara tidak ada. Selanjutnya surat suara untuk pemilihan bupati baru datang ke TPS pada Rabu (27/6) sekitar pukul 07.10 WIB. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya