Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Demiz Minta Warga Tak Percaya Hitung Cepat Tak Kredible

Gana Buana
27/6/2018 14:15
Demiz Minta Warga Tak Percaya Hitung Cepat Tak Kredible
(MI/ROMMY PUJIANTO )

CALON Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar menganggap penghitungan cepat (quick count) berpotensi menimbulkan kegaduhan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Sebab masing-masing lembaga survei tentunya punya kepentingan.

“Saya harap masyarakat tak terpengaruh dengan lembaga survei yang tak kredibel yang berpihak kepada pasangan tertentu,” ungkap Demiz usai mencoblos di TPS 61, Perumahan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (27/6).

Menurut Demiz, hal ini seperti yang terjadi dalam pelaksanaan Pilpres 2014. Di mana beberapa lembaga survei berbeda menetapkan hasil perhitungan cepat. 

Hal ini diduga lantaran penyebaran petugas survei hanya di titik tertentu sehingga menghasilkan hitung cepat sesuai dengan pesanan.

“Penyebaran petugas harus proporsional, Pilpres saja luar biasa itu perbedaannya,” ungkap Demiz.

Meski demikian, Demiz masih mempercayai lembaga survei yang melakukan hitung cepat dalam Pilkada Jawa Barat, hasil hitung cepat tak jauh beda dari hitung riil yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Demham begitu, selisih perhitungannya tak akan jauh beda dengan margin eror.

“Bagi kami dan keyakinan saya, kami sudah menang karena survei saya juga benar,” tandas dia. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya