Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

KPK: Jangan Mau Dibeli Suaranya di Pilkada

M Sholahadhin Azhar
25/6/2018 12:30
KPK: Jangan Mau Dibeli Suaranya di Pilkada
(ANTARA/Andika Wahyu)

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengingatkan masyarakat agar memilih pasangan calon terbaik. Publik diminta tidak tergiur politik uang dari siapa pun.

"Pilih pemimpin yang berintegritas dan jangan mau dibeli suaranya," kata Syarief saat dikonfirmasi, Senin (25/6).

Menurut dia, suara pemilih sangat berpengaruh terhadap masa depan suatu daerah. Untuk itu, masyarakat diminta tak absen menggunakan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS).

"Saya berharap kepada semua pemilih untuk mengingat bahwa 3 menit dalam TPS akan menentukan nasib pemerintahan selama 5 tahun," sebut dia.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berpesan pada pasangan calon peserta Pilkada 2018. Mereka diminta menurunkan alat peraga kampanye dan atribut lain saat masa tenang. 

"Alat peraga sudah tutup, iklan sudah tutup. Kampanye terbuka sudah tutup, kampanye lewat media sosial sudah selesai. Pokoknya seluruh aktivitas kampanye sudah selesai," kata Arief, Minggu (24/6). 

Mereka juga diimbau untuk mengingatkan konstituen agar berpartisipasi dalam pesta demokrasi pada 27 Juni 2018. Selain itu, ia berpesan agar penyelenggara pemilu selalu memberi informasi pada masyarakat tentang pilkada.

Penyelenggara diminta menyosialisasikan soal TPS di wilayah kerja masing-masing dan waktu pemilihan. Mereka perlu memantau warga yang belum terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT). Logistik Pilkada dan persiapan anggota di lapangan juga diminta diperhatikan. (Medcom/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya