Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

KPU NTT Sulit Awasi Akun Medsos yang Kampanye di Masa Tenang

Palce Amalo
25/6/2018 09:45
KPU NTT Sulit Awasi Akun Medsos yang Kampanye di Masa Tenang
(Ilustrasi)

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) Maryanti Adoe menyebutkan pihaknya tidak mengawasi akun media sosial (medsos) yang tidak terdaftar, tetapi kampanye di masa tenang.

Menurutnya, dari empat pasangan calon gubernur NTT, hanya satu pasangan calon yang mendaftarkan akun media sosialnya ke KPU yakni pasangan Benny K Harman-Benny Litelnoni.

Namun di media sosial, banyak akun mengkampanyekan pasangan calon gubernur pilihan mereka. Akun-akun tersebut sulit diawasi dan di luar tanggungjawab KPU.

"Kami pantau dari facebook itu secara vulgar orang-orang menyatakan pilihannya," kata Maryanti dalam jumpa pers di Kupang, Minggu (24/6) malam.

Sementara itu sampai Senin (25/6) pagi sejumlah poster pasangan calon gubernur masih terpasang di sisi jalan di Kota Kupang seperti terlihat di Kelurahan Liliba dan Naimata.

Menurut Maryanti, baliho, spanduk, dan poster milik pasangan calon gubernur seharusnya sudah diturunkan sejak masa tenang, minggu. KPU berkoordinasi bersama Bawaslu untuk menurunkan alat peraga kampanye tersebut.

Pilgub NTT diikuti empat pasangan calon yakni pasangan nomor urut 1 Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) diusung Partai Gerindra dan PAN, pasangan nomor urut 2 Marianus Sae Emilia Nomleni (MS-Emi) diusung PDI Perjuangan dan PKB.

Selanjutnya pasangan nomor urut 3 Benny K Harman-Benny A Litelnoni diusung Partai Demokrat, PKPI, dan PKS, dan pasangan nomor urut 4 diusung Partai Nasdem, Golkar, dan Hanura. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya