Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Peringatan dari Meksiko

Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group
15/3/2023 05:00
Peringatan dari Meksiko
Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

AKHIR pekan lalu, kolumnis Fareed Zakaria mengulas Meksiko yang kehilangan momentum. Di sebuah opininya di Washington Post itu Zakaria menulis, Meksiko mestinya bisa menangguk keuntungan ekonomi akibat ketegangan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Namun, tetangga 'Negeri Paman Sam' itu menyia-nyiakannya. Angin ekonomi yang 'menjanjikan' tertahan oleh politik yang buruk. Pemicunya, tulis Zakaria, hasrat Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, disingkat AMLO, untuk melanjutkan kekuasaannya dengan menempuh beragam cara.

AMLO, tandas Zakaria, ialah demagog pengejar populisme dari 'halaman terburuk' dalam sejarah Amerika Latin. Lopez Obrador disebut telah menyerang institusi politik penting Meksiko, yakni lembaga pemilu. Gerilya politik itulah yang dinilai paling berbahaya. Kewenangan lembaga independen pemilu tengah dipereteli.

Bulan lalu, partai penyokong Lopez Obrador mengesahkan RUU untuk melemahkan lembaga itu secara drastis. Awalnya, partai berkuasa mendorong rencana membunuh lembaga itu dan menggantinya dengan badan baru. Namun, upaya itu gagal karena jalan amendemen konstitusi sebagai syarat mengakhiri hidup lembaga pemilu tersebut tidak terpenuhi.

Karena itu, dicarilah jalur lain. Anggaran KPU-nya Meksiko akan dipotong hampir sepertiga. Banyak kantor lokal (KPU daerah) akan ditutup dan 6.000 anggota staf akan diberhentikan. Kekuatan mereka akan dibatasi dengan mencabut beberapa 'taring' pengawas. Dia mengatakan langkah itu dilakukan untuk menghemat anggaran hingga puluhan juta dolar.

Namun, banyak yang curiga, penghematan cuma dalih. Mereka yang skeptis menyebut Lopez mengambil langkah-langkah itu untuk memastikan pemilu berikutnya menghasilkan kemenangan di legislatif bagi partainya.

Kolom Zakaria menjadi peringatan nyata bahwa banyak yang 'menyelinap' untuk maksud-maksud tertentu pascapandemi. Ia sekaligus mengingatkan kebangkitan ekonomi akan sulit dicapai tanpa komitmen politik yang kuat dari pemegang kekuasaan untuk setia pada jalur demokrasi dan konstitusi.

Meksiko yang secara geografis dekat dengan raksasa ekonomi dunia tak bisa menangguk keuntungan positioning itu karena watak penguasa yang antikritik dan gemar membengkokkan tatanan konstitusi.

Saya, kok, merasa peringatan Zakaria itu pas juga untuk kita di sini. Kita memang bukan Meksiko. Penguasa kita juga tidak antikritik. Pun, jalan kita menuju pemilu masih di jalur yang benar.

Namun, siapa yang menggaransi semuanya bakal mulus? Faktanya, gerilya menunda pemilu masih gencar. Usaha mengembalikan sistem pemilu ke proporsional tertutup jalan terus. Ada pula upaya mengkriminalisasi sosok-sosok politik potensial.

Pandemi covid-19 memutar roda peradaban begitu cepat. Akibatnya, perubahan pun terasa mendadak dan dramatis. Termasuk perubahan politik. Namun, percayalah, itu jalan berbahaya dan sangat berisiko.



Berita Lainnya
  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.

  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.