Minggu 28 Februari 2021, 17:19 WIB

Mayoritas Kader Demokrat Dukung Pemecatan Marzuki Alie Cs

 Putra Ananda | Podium
Mayoritas Kader Demokrat Dukung Pemecatan Marzuki Alie Cs

MI/Susanto
Ketua DPP Partai Demokat Dede Yusuf.

PARTAI Demokrat telah melakukan pemecatan secara tidak hormat terhadap tujuh anggota partainya. Salah satu di antaranya ialah politikus senior yakni Marzuki Alie karena alasan Marzuki telah melakukan pelanggaran etika partai.

Mengomentari kasus pemecatan kader tersebut, Ketua DPP Partai Demokat Dede Yusuf menjelaskan bahwa pemecatan 7 kader tersebut merupakan langkah yang paling tepat. Pemecatan dilakukan berdasarkan bukti-bukti yang kuat. Tindakan itu merupakan bentuk penegakan disiplin partai terhadap kadernya.

"Demokrat mempunyai mekanisme internal. Hal itu sudah dijalankan melalui pertimbangan dan bukti-bukti pelanggaran yang kuat. Keputusan pemecatan sudah tepat," ujar Dede Yusuf dalam keterangan resminya yang ia sampaikan kepada media, Minggu (28/2).

Dede Yusuf pun melanjutkan bahwa pemecatan merupakan konsekuensi logis dari perilaku koader yang dinilai tidak disiplin. Menurut Dede Yusuf, perbuatan dan perilaku para kader yang telah dipecat tersebut tidak dapat ditoleransi lagi. Oleh karenyanya, penegakan konstitusi partai, menurut Dede Yusuf, merupakan tindakan yang sah dan konstitusional.

"Kader-kader senior tersebut tentunya sudah memahami norma-norma yang ada di partai ini. Oleh karena itu, harus siap dengan konsekuensinya. Berani berbuat, maka berani menerima akibat,” ujarnya.

Untuk itu Dede Yusuf berharap mayoritas kader Partai Demokrat bisa menerima bahkan mendukung keputusan DPP melakukan pemecatan kepada tujuh kadernya tersebut.

Dede menilai, di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) roda organisasi Partai Demokrat dinilai berjalan baik, mulai dari tingkat pusat hingga ke level ujung tombak di daerah.

"Saat ini juga Partai Demokrat sangat aktif memainkan peran sebagai pelindung rakyat maupun sebagai pengontrol pemerintah. Maka aneh kalau AHY dianggap gagal memimpin Demokrat. Gagalnya di mana? Kita serentak turun membantu masyarakat, kita juga selalu kritis atas kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat," tegasnya. 

Adapun tujuh kader yang dipecat tersebut yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhonny Allen Marbun, Ahmad Yahya, Syofwatillah Mohzaib, dan Marzuki Alie. (Uta/OL-09)

Baca Juga

Antara

KPK Limpahkan Perkara Penyuap Edhy Prabowo ke Pengadilan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 04 Februari 2021, 18:31 WIB
KPK menduga Edhy menerima Rp3,4 miliar dan US$100 ribu (setara Rp1,4...
Dok.MI/Ebet

Lupa Melawan

👤Usman Kansong Dewan Redaksi Media Group 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 08:10 WIB
SEORANG teman mengunggah berita lama di grup aplikasi pertukaran pesan pada 25 Maret...
MI/Ebet

Relawan Bergerak

👤Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group 🕔Jumat 27 Maret 2020, 08:10 WIB
SATU hal yang membanggakan dari bangsa ini ialah sikap solidaritas sosial yang tinggi. Kultur ‘keluarga besar’ memang menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya