Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 Brebes, Jawa Tengah, memasuki agenda pengundian urut, yang digelar di halaman Kantor KPU Brebes, Sanin (23/09) petang.
Pasangan calon tunggal, Paramitha Widya Kusuma dan Wurja, yang diberikan kesempatan untuk mengambil selongsong dari dua nomor yang disodorkan, memperoleh nomor urut 1. Dengan demikian surat suara kosong atau kotak kosong mendapatkan nomor urut 2.
Proses pengundian nomor urut dan penetapan urut digelar melalui rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Brebes. Selain dihadiri paslon Paramitha-Wurja, bersama pimpinan partai politik (Parpol) pengusung juga dihadiri ratusan para pendukungnya.
Baca juga : KPU Brebes Luncurkan Maskot Serta Jingle untuk Pilkada 2024
Rapat pleno pengundian nomor urut dan penetapan nomor urut, dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Brebes, Manja Lestari Damanik, disaksikan Bawaslu Brebes.
"Sesuai hasil pengundian, telah ditetapkan nomor urut 1 adalah paslon Paramitha Widya Kusuma dan Wurja. Selanjutnya setelah paslon mengambil nomor urut, dilanjutkan penandatangan berita acara," ujar Manja.
Calon Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, menuturkan sudah mengambil nomor urut. Pihaknya sudah menyiapkan program-program untuk Brebes lebih baik. Antara lain, satu rumah satu sarjana, pembangunan insfrastruktur dan program sosial untuk masyarakat Brebes.
Baca juga : Dapat Nomor Urut 3, Pramono : Bang Doel yang Memilih Tabung Paling Kanan
"Kami berharap masyarakat yang menginginkan Brebes maju, brebes lebih sejahtera mari kita berangkat ke TPS, dan menangkan Mitha-Wurja," ujar Paramitha.
Tim Pemenangan Paramitha-Wurja, Azmi Majid, pihaknya telah mempunyai strategi khusus untuk memenangkan calon tunggal. Pihaknya juga tidak akan menangkal adanya gerakan kotak kosong, karena yang terpenting calon tunggal nantinya bisa melawan kemiskinan dan kebodohan. Termasuk bisa membenahi infrastruktur yang rusak.
"Kami anggap tidak ada dampak dari gerakan korak kosong, karena kami semua bertekad memenangkan Paslon Paramitha Widya Kusuma dan Wurja," jelas Azmi Majid.
Seperti diketahui, penyelenggaraan Pilkada serentak di Jawa Tengah ada 3 daerah yang menggelar Pilkada dengan calon tunggal. Selain Pilkada Brebes, ada juga calon tunggal di Pilkada Banyumas dan Sukoharjo. (N-2).
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved