Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Manufaktur Komponen Otomotif Kembangkan Infrastruktur Fast Charging Lokal

Denny Parsaulian Sinaga
13/2/2026 22:58
Manufaktur Komponen Otomotif Kembangkan Infrastruktur Fast Charging Lokal
(DOK Dharma Polimetal)

UNTUK mempertegas komitmen dalam mendukung percepatan transisi energi nasional, emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka di Tanah Air, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mengembangkan infrastruktur fast charging station untuk kendaraan listrik dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi. 

“Langkah ini merupakan wujud dari dukungan kami terhadap kebijakan pemerintah untuk mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik serta mengurangi ketergantungan pada impor,” kata President Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, di IIMS 2026, Jumat (13/2). 

Saat ini, pengembangan fast charging station dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi merupakan bagian dari strategi DRMA untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Diharapkan, hadirnya fast charging station lokal ini dapat meningkatkan aksesibilitas, efisiensi waktu pengisian daya, serta kenyamanan pengguna kendaraan listrik roda dua.

Terkait pengembangan infrastruktur fast charging station lokal tersebut, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun 2026 ini DRMA dengan bangga menghadirkan Battery Energy Storage System yang terintegrasi dengan charging station buatan Perseroan. 

Di sisi lain, Perseroan juga terus mengeluarkan inisiatif untuk mendorong percepatan konversi kendaraan roda dua dari mesin pembakaran internal (ICE) ke kendaraan listrik (EV) yang sesuai dengan karakteristik pasar otomotif Indonesia. Di mana dalam hal ini, DRMA menyediakan layanan konversi kendaraan roda dua ICE menjadi EV sebagai salah satu segmen dalam ekosistem terintegrasi Dharma Connect, DC Cross. 

Dapat dipastikan, inisiatif-inisiatif Perseroan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam menurunkan emisi karbon, mempercepat adopsi kendaraan listrik, serta membangun ekosistem EV yang berkelanjutan di Indonesia.

Berkat konsistensi dalam inovasi dan diversifikasi yang telah dijalankan, DRMA berada dalam posisi yang sangat kuat untuk merealisasikan peluang pertumbuhan di tahun 2025. Dengan tren positif saat ini, Perseroan tetap optimistis dan yakin bahwa target penjualan sebesar Rp6 triliun untuk periode tersebut akan berhasil dicapai sepenuhnya.

“Peluang pertumbuhan ini akan didorong oleh stabilitas di segmen roda dua dan roda empat, serta kontribusi dari lini bisnis kendaraan listrik (EV) dan sektor non-otomotif yang kian ekspansif,” tutup Irianto. (H-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya