Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Ditjen Intram) memulai langkah konkret untuk memperkuat integrasi jaringan transportasi di Kabupaten Bekasi dan kawasan Cikarang Raya. Ditjen Intram menilai pemetaan lapangan menjadi tahap awal penting dalam penyusunan desain integrasi transportasi yang lebih efisien untuk mendukung mobilitas harian penghuni, pekerja, dan pelaku industri.
Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda, Risal Wasal, menyampaikan, berbagai penguatan aksesibilitas yang telah dilakukan pengelola kawasan Jababeka harus diapresiasi. Ia menyebut data pola perjalanan masyarakat dan perkembangan moda transportasi menjadi masukan penting dalam pemetaan kebutuhan mobilitas wilayah Cikarang Raya.
“Kami mengapresiasi pengembangan kawasan Jababeka dan berbagai inisiatif yang telah dilakukan untuk memperkuat aksesibilitas layanan transportasi publik. Informasi terkait pola perjalanan masyarakat, perkembangan moda transportasi, dan rencana integrasi kawasan menjadi masukan penting bagi kami dalam pemetaan kebutuhan mobilitas di wilayah Cikarang Raya,” ujar Risal, saat melakukan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu.
Menurut dia, peluang peningkatan mobilitas masyarakat melalui konektivitas antarmoda di Jababeka sangat besar. Kemenhub membuka ruang pembahasan teknis lanjutan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan kawasan untuk melihat peluang sinergi ke depan.
Data akademis menunjukkan sekitar 770 ribu perjalanan harian terjadi di Cikarang Raya, dengan 46 persen di antaranya berasal atau menuju Kota Jababeka. Temuan ini menegaskan posisi kawasan sebagai pusat pertumbuhan penduduk dan industri sekaligus menyoroti kebutuhan mendesak terhadap sistem transportasi yang lebih terintegrasi.
Menanggapi langkah Kemenhub, Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menyampaikan komitmen pengelola kawasan untuk memperkuat pengembangan kota mandiri melalui penerapan konsep Transit-Oriented Development (TOD). Ia menilai TOD sebagai pendekatan strategis dalam mewujudkan kota modern yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Penerapan konsep TOD di Kota Jababeka merupakan langkah strategis dalam membangun kota yang berorientasi masa depan. Kami berkomitmen menciptakan ekosistem perkotaan yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga Kota Jababeka tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan industri, tetapi juga model kota mandiri modern yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global,” ujar Ivonne.
Ia juga menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur kawasan secara terpadu dan kolaboratif, termasuk perluasan jaringan transportasi massal dan penguatan kemitraan dengan pemerintah serta pelaku industri lainnya.
Saat ini, lanjut dia, sejumlah moda transportasi telah beroperasi di Kota Jababeka untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk layanan AO Shuttle yang menjangkau berbagai titik strategis, DAMRI rute Jababeka–Bandara Soekarno-Hatta, Primajasa rute Jababeka–Bandung, serta layanan feeder modern Swatantra S01 yang menghubungkan Stasiun Cikarang, President University, dan pusat kawasan Jababeka. Kehadiran KRL Cikarang serta layanan BISKITA yang terhubung dengan LRT turut memperluas aksesibilitas publik. Di sisi lain, proyek MRT Fase III Cikarang-Balaraja dan rencana pengembangan Commuter Line Cikarang-Cikampek akan menjadi penghubung utama mobilitas regional di koridor timur-barat Jabodetabek.
Kawasan Jababeka juga didukung infrastruktur logistik seperti Cikarang Dry Port yang berfungsi sebagai pusat distribusi terpadu. Lokasinya yang strategis dekat Pelabuhan Patimban dan Bandar Udara Kertajati memberi nilai tambah bagi perusahaan yang membutuhkan akses distribusi cepat dan efisien.
Selain itu, Ivonne mengatakan bahwa peningkatan infrastruktur transportasi dan logistik akan memperkuat daya saing industri serta kualitas hidup masyarakat di kawasan. Ia meyakini sinergi multipihak yang difasilitasi Kemenhub akan menjadi fondasi penting bagi penguatan sistem mobilitas jangka panjang di Cikarang Raya. (Gan)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved