Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI motor dengan performa yang baik dan kencang tentunya menjadi keinginan banyak pengendara.
Hal tersebut bisa kalian lakukan dengan cara merawat motor secara rutin.
Melakukan perawatan motor tidak hanya dilakukan servis rutin dan ganti oli saja.
Baca juga : Jangan Sampai Salah! Ini 3 Cara Memilih Oli Motor yang Tepat untuk Kendaraan
Namun banyak part lainnya yang harus kalian perhatikan.
Salah satunya adalah bagian rantai motor.
Rantai motor menjadi bagian yang sangat penting untuk kendaraan bisa melaju.
Baca juga : 5 Jenis Kerusakan Umum Mobil dan Estimasi Biaya Kerusakannya
Bahkan, jika terjadi hal-hal atau kerusakan pada bagian tersebut motor akan sulit untuk melaju.
Tak hanya mesin motor saja yang menjadi penghambat dalam performa.
Namun, hal kecil yang sering terlupakan seperti ini juga sangat berpengaruh.
Baca juga : Wajib Tahu Sebelum Dipakai! ini Perbedaan Oli Asli dan Palsu
Rantai motor juga tentunya terhubung dengan part lainnya, seperti gir, arm, ban, tromol hingga mesin.
Beberapa kendala yang sering dialami pengendara soal rantai motor ini seperti kendur dan terlalu kencang.
Jika rantai motor yang kendur bisa berdampak bahaya saat dikendarai.
Baca juga : Tips Merawat Motor Mesin Karburator, bisa Dilakukan Sendiri di Rumah
Bila hal tersebut terjadi, rantai motor kalian bisa keluar dari gir atau keluar jalur.
Lebih parahnya kendaraan kalian akan mengalami slip dan roda tak bisa berputar akibat rantai motor yang keluar jalur.
Sedangkan jika rantai motor terlalu kencang kalian akan mengalami hal yang berbeda.
Bahkan, akibat dari rantai motor yang terlalu kencang ini bisa berakibat fatal dan sangat bahaya.
Khususnya untuk performa mesin kalian yang akan menjadi semakin lambat.
Rantai motor yang kencang memiliki dua bahaya yang selalu dikhawatirkan pengendara.
Bahaya yang pertama adalah rantai motor akan cepat putus.
Hal tersebut dikarenakan rantai akan menarik beban dengan tegangan atau kencangnya rantai.
Kondisi tersebut membuat rantai motor menjadi tak kuat menahan beban dan putus.
Lalu yang kedua adalah performa mesin menjadi menurun.
Karena rantai motor yang kencang membuat mesin akan dibebani.
Hal itu lah yang membuat mesin kehilangan tenaga saat dipacu. (Z-12)
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Persoalan PHK massal di industri TPT sangat kompleks dan tidak bisa hanya dikaitkan dengan satu kementerian ataupun semata-mata kesalahan pemerintah.
Yamaha tak punya batas waktu soal kapan Yamaha akan pindah dari inline 4 ke mesin berkonfigurasi V4.
Ketika kendaraan terendam banjir, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan mesin tidak dinyalakan.
Hemat BBM dapat dicapai dengan memastikan mesin kendaraan selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis rutin, termasuk tune-up (menyetel ulang mesin) dan ganti oli secara berkala.
KEPALA Komite Presiden Tinggi untuk Urusan Gereja Ramzi Khoury menegaskan perayaan Natal di Palestina tahun ini hanya sebatas ritual keagamaan.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Sewa kepemilikan mobil merupakan model penggunaan kendaraan jangka panjang yang menggabungkan konsep sewa dengan peluang kepemilikan.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci kendaraan untuk menghilangkan lumpur dan kotoran, terutama di bagian bawah kendaraan.
IMPLEMENTASI solusi keamanan kendaraan terpadu berbasis internet of things (IoT) di ekosistem lintas industri terus diakselerasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved