Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Munich, Jerman, tempat pameran otomotif IAA minggu ini berlangsung, survei interaktif di jalan menghasilkan jawaban, "Ya," yang luar biasa ketika menanyakan kepada orang yang lewat terkait mereka mau naik taksi tanpa pengemudi dari stasiun ke festival bir Oktoberfest.
Meskipun jumlah bola berwarna yang ditempatkan di kolom ya menunjukkan antusiasme yang tinggi, para ahli mengatakan masa depan mobil otonom yang lama dijanjikan masih jauh dari kenyataan.
"Lima tahun lalu, kami berpikir bahwa pada 2025 kami akan memiliki otonomi yang signifikan di banyak kendaraan. Namun kenyataannya tidak demikian," kata Christophe Aufrere, kepala teknis pembuat suku cadang mobil Forvia.
Baca juga: Wuling Air ev Ambil Bagian di KTT ASEAN ke-43
Gangguan yang terjadi pada industri mobil akibat pandemi, peralihan ke arah investasi di bidang elektrifikasi, dan kompleksitas teknologi berkontribusi pada upaya menjaga revolusi kendaraan otonom tetap berada di jalur lambat. Sekarang, "Kami lebih cenderung mengatakan hal itu akan terjadi pada 2030," kata Aufrere kepada AFP.
Sebelumnya, produsen mobil mewah Jerman Mercedes-Benz menerima persetujuan internasional untuk sistem penggerak otonom tingkat tiga sesuai dengan standar PBB. Tingkat tiga ini memungkinkan pengemudian otonom dalam kondisi tertentu seperti lalu lintas padat atau kecepatan jalan raya hingga 60 kilometer per jam (37 mph). Pengemudi dapat mengalihkan pandangan dari jalan tetapi harus siap melakukan intervensi jika diperlukan.
Baca juga: Mobil Listrik Toyota kembali Dipercaya Jadi Mobil Resmi KTT ASEAN ke-43
Sistem ini tersedia sebagai opsi pada andalan Mercedes S-Class yang memiliki banderol harga enam digit. Honda memenangkan persetujuan pertama di dunia untuk menjual mobil otonom tingkat tiga di Jepang pada 2021.
Namun sebagian besar mobil yang tersedia secara komersial saat ini dilengkapi dengan otomatisasi parsial tingkat dua. Itu termasuk autopilot Tesla yang terkenal dan menawarkan fitur-fitur seperti kontrol jelajah adaptif atau parkir otomatis sementara pengemudi tetap waspada setiap saat.
Robotaksi tanpa pengemudi yang muncul dalam survei di Munich tetap menjadi mimpi masa depan di sebagian besar kota. Eropa tertinggal dibandingkan Amerika Serikat dan Tiongkok dalam menguji coba layanan tersebut di dunia nyata.
Kendaraan tingkat empat otonom, seperti kabin robot dari Waymo atau Cruise yang digunakan di San Francisco, dapat beroperasi tanpa campur tangan manusia di area yang ditentukan.
Penyebaran yang tidak merata di Eropa bukan disebabkan oleh peraturan atau tantangan teknologi, melainkan masalah pendanaan yang sulit didapat di benua tersebut, menurut Christophe Perillat, CEO pemasok otomotif Perancis, Valeo. Namun demikian, "Kendaraan otonom mengalami kemajuan dari tahun ke tahun," kata Perillat di IAA.
Profesor Lutz Eckstein dari RWTH Aachen University sependapat dengan hal tersebut dan mengatakan bahwa kemajuan signifikan akan segera terjadi. Sistem yang disebut level 2+ yang juga memantau perhatian dan kelelahan pengemudi diperkirakan semakin meluas, katanya, dan memperkirakan bahwa jumlah sistem level tiga di pasaran juga akan meningkat.
"Pada akhir dekade ini, kami ingin mencapai kemampuan berkendara di jalan raya dengan kecepatan 130 kilometer per jam," kata juru bicara Mercedes kepada AFP. Perusahaan bertujuan untuk menawarkan pengemudian otomatis tingkat empat dengan tenggat waktu yang sama.
"Idenya ialah melanjutkan langkah demi langkah," tegas CTO Forvia Aufrere. "Ini karena kami ingin memastikan itu berhasil." (Z-2)
Jerman resmi kirim tim militer ke Greenland menyusul ketegangan wilayah. Kanada turut pasang badan dukung integritas teritorial Denmark.
SEKRETARIS Jenderal NATO Mark Rutte memperingatkan bahwa Rusia bisa menyerang negara-negara anggota pakta pertahanan itu dalam lima tahun ke depan.
Raja Charles menjamu Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam jamuan kenegaraan bernuansa Natal di Windsor Castle.
SEKITAR 2,5 tahun lalu, lebih dari selusin perwira tinggi Jerman berkumpul di kompleks militer Berlin untuk menyusun rencana rahasia menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia.
SEDIKITNYA 100.000 warga Palestina kemungkinan tewas dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza, Palestina. Ini menurut studi baru yang dirilis Institut Max Planck.
Pemerintah Jerman menyepakati rancangan sistem dinas militer baru untuk memperkuat Bundeswehr. Program ini menargetkan 260.000 tentara aktif pada 2035.
GJAW 2025 menyediakan fasilitas shuttle bus gratis dari dan menuju area pameran.
BERTABURAN mobil baru akan memeriahkan pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.
MASIH banyak orang yang ingin membeli mobil baru. Nah, di akhir tahun ini, konsumen layaknya menengok pameran otomotif seperti Permata Bank Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.
Pameran ini juga dirancang sebagai ajang yang menyuguhkan inovasi, hiburan, serta pengalaman tak terlupakan bagi seluruh pengunjung.
PT Toyota Astra Financial Services (TAF) meramaikan pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Banten.
Antusiasme dan tingginya minat masyarakat tinggi ingin menikmati berbagai program menarik di pameran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved