Kamis 22 Juli 2021, 19:14 WIB

Sesuaikan Kondisi Pandemi GIIAS 2021 Mundur ke November 

RO | Otomotif
Sesuaikan Kondisi Pandemi GIIAS 2021 Mundur ke November 

Seven Event
.

 

SEJALAN dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Pemerintah Republik Indonesia, awal Juli lalu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memutuskan menggeser waktu penyelenggaraan kegiatan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) menjadi 9-19 September 2021.

Dengan adanya perpanjangan masa PPKM di Indonesia hingga 25 Juli 2021, dan adanya arahan langsung dari pemerintah untuk bersama mengatasi lonjakan kasus pandemi, Gaikindo kembali menyesuaikan jadwal pelaksanaan GIIAS 2021 menjadi 11-21 November.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi kembali menekankan bahwa kesehatan dan keselamatan nasional selalu menjadi pertimbangan utama, dan Gaikindo akan fokus untuk mendukung langkah Pemerintah RI berjuang mengatasi pandemi. 

"Gaikindo sangat mendukung dan menghargai langkah serta kebijakan yang diambil Pemerintah RI, Gaikindo mengambil keputusan untuk bekerja sama agar tujuan yang kita samua inginkan yakni, teratasinya pandemi akibat covid-19 dapat segera terlaksana. Dengan penyesuaian kembali jadwal penyelenggaraan GIIAS 2021 ini kami harap akan menjadi keputusan terbaik bagi semua pihak," terang Nangoi.
 
Menurut Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah, para Agen Pemegang Merek (APM) sebagai anggota tetap akan menghadirkan yang terbaik di GIIAS pada November nanti. "Kami yakin kehadiran GIIAS pada November nanti tidak akan mengurangi intisari perkembangan teknologi dari industri otomotif yang ditampilkan peserta untuk masyarakat Indonesia," ujar Rizwan, Kamis (22/7).

Rizwan juga berharap kondisi nasional akan lebih kondusif untuk menyelenggarakan pameran pada November 2021 ini. Protap kesehatan yang ketat dan mendetail pada pelaksanaan GIIAS 2021 akan dijalankan dibawah koordinasi dan pengawasan instansi-instansi terkait.

"Gaikindo sangat peduli terhadap kesehatan dan keselamatan dari para peserta pameran, pengunjung pameran, serta masyarakat umum, oleh karena itu Gaikindo akan memastikan GIIAS 2021 akan tetap menjalankan protap kesehatan ketat sejak masa persiapan, pelaksanaan, hingga masa pembongkaran," ungkap Rizwan.

Pelaksanaan GIIAS 2021 direncanakan akan berlangsung secara offline di Indonesia Convention Exhibition (ICE)-BSD City, Kabupaten Tangerang dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).  GIIAS 2021 juga akan hadir dalam platform aplikasi daring GIIAS Auto360 yang dapat ditemukan pada di playstore dan appstore.

Gaikindo yakin penyesuaian kembali jadwal GIIAS 2021 tetap akan menjadi ajang yang ditunggu masyarakat Indonesia, dan bagi industri otomotif Indonesia, GIIAS tetap menjadi kekuatan yang diharapkan akan menjadi pendorong bangkitnya industri otomotif Indonesia. 

"Saat ini mari bersama Kita satukan tujuan agar dapat membantu Pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Dengan demikian, Gaikindo berharap terkondisi-nya kesehatan masyarakat akan membuka jalan untuk perkembangan industri otomotif Indonesia dan tentunya kesempatan untuk melaksanakan GIIAS pada tahun 2021 ini," tutur Yohannes Nangoi. (S-4)

Baca Juga

MMKSI

Indonesia Penyumbang Terbesar Penjualan Mitsubishi Global

👤RO 🕔Jumat 30 Juli 2021, 19:03 WIB
Mitsubishi Motors yang dijual di Indonesia juga memberikan kontribusi positif untuk penjualan global berdasarkan...
Suzuki

Teknik Eco Driving ala Suzuki

👤RO 🕔Jumat 30 Juli 2021, 18:45 WIB
Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi teknik Eco Driving., yaitu pengemudi, kondisi mobil, serta...
HMMID

Hyundai Bangun Pabrik Oksigen Medis di Indonesia

👤RO 🕔Kamis 29 Juli 2021, 18:36 WIB
Hyundai Motor telah menginisiasi pembangunan fasilitas produksi oksigen senilai USD600 ribu dengan memanfaatkan sebagian fasilitas pabrik...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya