Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Floyd Mayweather Siap Kembali ke Ring Tinju Profesional pada Musim Panas 2026

Basuki Eka Purnama
23/2/2026 06:10
Floyd Mayweather Siap Kembali ke Ring Tinju Profesional pada Musim Panas 2026
Petinju Floyd Mayweather(AFP/Chris Arjoon)

LEGENDA tinju dunia yang pernah menjuarai lima divisi, Floyd Mayweather, secara resmi mengumumkan rencana kembalinya ke dunia tinju profesional. 

Langkah tersebut diambil Mayweather setelah sembilan tahun memutuskan pensiun, menyusul kemenangan terakhirnya atas Conor McGregor pada 2017 silam.

Dalam siaran pers yang dilaporkan The Ring, Mayweather menegaskan ambisinya untuk kembali mengukir prestasi di usianya yang akan menginjak 49 tahun. 

Ia menyatakan bahwa kembalinya ke ring adalah bagian dari rencana besar yang dimulai dengan laga ekshibisi melawan Mike Tyson pada 25 April mendatang.

"Saya masih memiliki kemampuan untuk mencetak lebih banyak rekor dalam olahraga tinju, mulai dari acara Mike Tyson yang akan datang hingga pertarungan profesional saya berikutnya," ujar Mayweather.

Untuk mewujudkan rencananya, Mayweather telah menjalin kesepakatan eksklusif dengan CSI Sports/Fight Sports. 

Meski lawan, tanggal, tempat, serta informasi siaran pertandingan profesional musim panas 2026 tersebut belum dirilis, ia meyakini bahwa acara yang ia helat tetap menjadi magnet bagi penonton global.

"Tidak ada yang akan menghasilkan pendapatan tiket lebih besar, memiliki audiens siaran global yang lebih besar, dan menghasilkan lebih banyak uang di setiap acara, selain acara saya," tambah petinju asal Amerika Serikat tersebut.

Sebelumnya, Mayweather sempat dikabarkan melakukan negosiasi pertandingan ulang dengan Manny Pacquiao pada Oktober 2025. Meskipun Pacquiao sempat menyebut kedua pihak "hampir mencapai kesepakatan," rencana tersebut urung terwujud.

Keputusan kembali ke ring ini muncul di tengah berbagai sorotan publik mengenai kondisi finansial dan hukum sang petinju. 

Sepanjang kariernya yang membentang selama 21 tahun dengan rekor tak terkalahkan (50-0), Mayweather diketahui telah mengumpulkan pendapatan sekitar 1,15 miliar dolar AS. Namun, belakangan ini ia menghadapi serangkaian tantangan hukum.

Pada Februari 2025, Mayweather menggugat mantan mitra siarannya, Showtime, untuk memulihkan dana sebesar US$340 juta yang ia klaim disalahgunakan. 

Selain itu, bulan ini ia juga diterpa kabar terkait dua tuntutan hukum terpisah, yakni dugaan tunggakan sewa apartemen mewah di Manhattan sebesar US$330.000 dan tagihan perhiasan senilai US$1,4 juta.

Hingga saat ini, publik masih menantikan kepastian mengenai siapa lawan yang akan dihadapi Mayweather dalam debut profesionalnya musim panas nanti, yang akan menjadi ujian nyata bagi sang legenda setelah hampir satu dekade absen di kompetisi resmi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya