Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kemenpora Bentuk Pansel Deputi Industri Olahraga

Budi Ernanto
23/1/2026 21:15
Kemenpora Bentuk Pansel Deputi Industri Olahraga
Gedung Kemenpora, Jakarta.(DOK KEMENPORA)

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga RI membuka peluang bagi para ASN dan non-ASN (kalangan profesional) untuk ikut memajukan industri olahraga tanah air dengan mengadakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI. Para peserta nantinya akan dinilai oleh panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari unsur profesional, akademisi, hingga pejabat. Tujuannya untuk memastikan proses penilaian berlangsung transparan, obyektif dan akuntabel.

Pansel terdiri dari lima orang yang diketuai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro, dengan anggota Amperawan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat, Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara RI; Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari; kemudian dari unsur profesional yaitu Susyanto dan dari kalangan akademisi adalah Chandra Hamzah. Berikut profil singkat dari tim panitia seleksi JPT Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI.

1. Gunawan Suswantoro

Sesmenpora Gunawan selaku ketua pansel memulai kariernya sebagai birokrat, staf Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 1993. Sebelum mendapat amanah sebagai Sesmenpora, Gunawan dikenal sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Sebagai Sesmenpora, Gunawan ikut membawa Kemenpora meraih sederet penghargaan di 2025 meliputi Government Social Media Awards 2025, Anugerah Arkaya Wiwarta Prajanugraha, Anugerah Rexa Banda 2025.

2. Amperawan

Saat ini, beliau menjabat sebagai Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat, Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara RI.

Beliau juga pernah menjabat beberapa posisi kunci di Sekretariat Kabinet, antara lain Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, serta Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan. Selain itu, beliau menjabat sebagai Komisaris dan Anggota Komite Audit PT BKI (Persero) periode 2019–2024. 

3. Rabin Indrajad Hattari

Pria yang banyak berkiprah di penulisan buku dan publikasi ilmiah ini memiliki pengalaman sebagai Analis di The World Bank Washington DC dan International Monetary Fund Washington DC. Pada 2023 silam, Rabin dilantik sebagai Sekretaris Kementrian BUMN dan tahun 2025 lalu menjabat sebagai Komisaris Utama Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Menamatkan gelar Bachelor of Arts bidang Ekonomi dan Matematika dari The University of Georgia pada 1996, dia melanjutkan pendidikannya di Magister Manajemen di Universitas Indonesia pada tahun 2000 dan meraih gelar PhD in Economics di George Mason University pada tahun 2008.

4. Susyanto

Seorang profesional dan pejabat karier di lingkungan BUMN yang tercatat pernah menjabat beberapa posisi strategis di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Setelahnya Susyanto pernah menjabat Sekretaris Kementerian BUMN dan juga Komisaris Utama/Independen PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). 

Susyanto dikenal memiliki keahlian dan pengalaman kuat di bidang hukum, barang milik negara, dan manajemen BUMN. Selama menjadi Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto berperan penting dalam pengawasan transformasi BUMN.

5. Chandra Hamzah

Chandra Marta Hamzah adalah seorang pengacara, ahli hukum, mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan pernah menjadi Komisaris Utama PT PLN (Persero). Jebolan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) ini turut membidani lahirnya Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia. 

Chandra tercatat pernah aktif di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) hingga menjadi co-founder Assegaf Hamzah and Partners. Dia merupakan sedikit dari ahli hukum yang memiliki empat lisensi sekaligus, yakni lisensi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, Konsultan Hukum Pajak, Konsultan Hukum Pasar Modal, dan Pengacara/Penasihat Hukum/Advokat.

Kelima anggota pansel ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Menpora RI Nomor 207 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kementrian Pemuda dan Olahraga. Pengalaman, rekam jejak dan kapabilitas pansel ini menjadi jaminan proses seleksi akan berjalan transparan dan tanpa intervensi dari pihak manapun. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya