Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sabalenka Ingin Rematch dengan Kyrgios

Khoerun Nadif Rahmat
02/1/2026 13:36
Sabalenka Ingin Rematch dengan Kyrgios
Nick Kyrgios (kanan) dan Aryna Sabalenka (kiri).(AFP/AMR ALFIKY)

PETENIS nomor satu dunia Aryna Sabalenka menyatakan keinginannya menjalani laga ulang "Battle of the Sexes" melawan Nick Kyrgios untuk membalas kekalahan dalam laga ekshibisi di Dubai.

Sabalenka mengaku belum puas dengan hasil duel melawan Kyrgios yang berakhir dengan kekalahan 3-6, 3-6. Petenis asal Belarus itu menegaskan terbuka untuk rematch, namun dengan format yang berbeda agar lebih adil.

"Saya pasti mau melakukannya lagi. Saya suka balas dendam dan tidak suka meninggalkannya seperti ini," ujar Sabalenka menjelang Brisbane International, turnamen pembuka musimnya menuju Australia Terbuka dikutip dari AFP.

Dalam laga di Dubai, ukuran lapangan Sabalenka dipersempit dan masing-masing pemain hanya mendapat satu servis, aturan yang menuai pro dan kontra. Sabalenka menilai format tersebut menyulitkannya untuk beradaptasi.

"Untuk pertandingan berikutnya, formatnya harus berbeda. Saya ingin lapangan penuh dan dua servis. Itu akan membuat level kami jauh lebih seimbang," katanya.

Ia menegaskan kekalahan tersebut justru memberi pelajaran berharga. "Saat kalah, Anda belajar. Saya belajar banyak tentang permainannya. Saya ingin kesempatan itu lagi. Saya butuh balas dendam," ucap Sabalenka.

Laga Sabalenka versus Kyrgios menuai kritik karena dinilai sekadar komersial dan tidak berdampak besar bagi tenis putri. Namun Sabalenka menepis anggapan itu dan menilai laga ekshibisi tetap penting bagi olahraga ini.

"Sangat penting untuk menjaga tenis tetap menarik, segar, baru, dan menyenangkan," katanya.

Sabalenka juga mengaku bangga bisa ambil bagian dalam duel tersebut, meski Kyrgios kini jarang bermain dan berada di peringkat 671 dunia. 

"Saya senang bisa menantangnya, membuatnya bekerja keras secara fisik dan mental. Itu pengalaman yang sangat menarik," ujarnya.

Brisbane International akan dimulai Minggu (4/1), dengan Sabalenka membidik Australia Open ketiganya setelah menjuarai edisi 2023 dan 2024, sebelum kalah di final tahun lalu dari Madison Keys. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya