Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
Exist Badminton Club menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian luar biasa para atlet binaan mereka di SEA Games 2025 yang telah menyelesaikan seluruh pertandingan tanpa cedera. Kontribusi atlet Exist dalam menyumbangkan medali, termasuk medali emas, menunjukkan keberhasilan pembinaan berjenjang di klub tersebut.
Para atlet Exist yang berlaga dan menorehkan prestasi gemilang di antaranya adalah Alwi Farhan, Sabar Karyaman Gutama, Moh Reza Pahlevi Isfahani, Rachel Allessya Rose, Meilysa Trias Puspitasari, Felisha Alberta Pasaribu, Putri Kusuma Wardani, dan Nita Violina Marwah.
Ketua Harian Exist Badminton Club, Harry Hartono, menyatakan pencapaian ini menjadi penyemangat besar.
“Bersyukur kepada Tuhan atas pencapaian atlet-atlet Exist yang berlaga dan telah menyelesaikan pertandingan di SEA Games tanpa ada cedera. Pencapaian mereka sungguh luar biasa, dan tentunya menambah semangat bagi klub Exist untuk bekerja lebih keras lagi dalam pembinaan berjenjang agar dapat menyumbangkan atlet ke Pelatnas,” kata Harry Hartono, Minggu (14/12).
Ia menambahkan, kekompakan dan kekeluargaan yang selama ini menjadi ciri khas Exist adalah kekuatan utama dalam saling memberikan motivasi.
Alwi Farhan, yang meraih emas setelah mengalahkan Moh Zaki Ubaidillah (13-21, 21-8, 21-12) dalam All Indonesian Final, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.
“Alhamdulillah gelar ini saya tidak pernah sangka akan datang setelah momen-momen berat yang saya lalui sepanjang tahun ini. Saya apresiasi diri saya karena tidak gampang menyerah. Saya masih mau survive, masih mau belajar, dan bisa bertahan sampai detik ini berkat rezeki dari Allah serta dukungan orang tua, pelatih, dan psikolog saya,” ujar Alwi.
Ia juga memuji lawannya yang masih junior, Moh Zaki Ubaidillah. “Apa yang dilakukan Ubed di umur 18 tahun itu sangat amat tidak masuk akal menurut saya. Dia bisa bermain seperti pemain yang sudah lama berada di top level.”
Alwi merasa terhormat saat penerimaan medali yang dihadiri oleh legenda bulu tangkis, Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga merebut emas setelah menundukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia (21-14, 21-17). Sabar menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan yang datang di menit terakhir.
“Pastinya sangat senang, sangat bersyukur. Ini salah satu berkat yang luar biasa, kami bisa masuk tim SEA Games di last minute, dan kami bisa memberikan penampilan yang terbaik di individual maupun tim kemarin,” kata Sabar.
Ia optimistis kemenangan ini akan menjadi tren positif dan motivasi bagi mereka untuk meraih prestasi lain. Mengenai keberhasilan di usia 29 tahun, Sabar berujar, “Saya melihat junior-junior saya di umur belia sudah main SEA Games, mereka dapat medali emas, sedangkan saya di umur 29. Tapi itu rencana Tuhan. Kita tidak pernah tahu kapan datangnya berkat itu.” (P-5)
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
Putri mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki ketika menghadapi pemain elite dunia.
PBSI pastikan tim nasional bulu tangkis Indonesia tetap berangkat ke Swiss Terbuka 2026 via Istanbul guna hindari dampak konflik Iran. Simak jadwal keberangkatannya.
LANGKAH tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, belum terbendung pada ajang All England 2026. Pemain unggulan keenam tersebut sukses mengamankan tiket perempat final.
LANGKAH unggulan keempat tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, masih belum terbendung pada babak pertama All England 2026.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved