Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCAPAIAN final sesama wakil Indonesia pada Australia Terbuka 2025 pada pekan lalu menjadi indikator meningkatnya persaingan sektor ganda putri Pelatnas PBSI.
Pelatih kepala ganda putri, Karel Mainaky, menilai keberhasilan itu menunjukkan progres signifikan, terutama bagi dua pasangan baru yang sedang diproyeksikan untuk jangka panjang.
Rachel Allessya Rose berpasangan dengan Febi Setianingrum serta duet Febriana Dwipuji Kusuma bersama Meilysa Trias Puspita Sari tampil stabil dalam beberapa turnamen terakhir dan dinilai memiliki perkembangan paling menjanjikan.
Karel menegaskan keberhasilan menciptakan All Indonesian Finals pada turnamen Super 500 tersebut bukan hasil dari strategi khusus, tetapi kombinasi kenyamanan bermain dan ketangguhan mental.
"Feel mereka pas lagi dapat, hati dan pikiran nyatu. Defense mereka bagus, jadi serangannya lebih teratur, rotasinya juga jalan. Intinya di situ," jelas Karel baru-baru ini.
Dari empat pasangan utama sektor ganda putri, Karel menilai dua pasangan yang mencapai final menunjukkan kestabilan performa, sementara dua pasangan lainnya masih berupaya menemukan irama permainan terbaik.
"Kadang dari pemain itu feel-nya belum dapat. Kita sudah omongin, arahin, tapi tetap kembali ke mereka masing-masing," ujarnya.
Meski hasil di Australia Terbuka dinilai sangat positif, target prestasi tetap tidak berubah. Karel menegaskan ambisi untuk berburu gelar di setiap turnamen.
"Tiap turnamen kalau bisa juara ya juara. Kalau tidak bisa, ya kita latihan lagi. Sistemnya begitu," katanya.
Ia menilai ada peningkatan besar pada pasangan Rachel dan Febi dibanding pertemuan di Finlandia beberapa waktu lalu, ketika performa keduanya dinilai masih belum kompak. Kini, hasil yang diharapkan mulai terlihat.
PBSI kini menyiapkan pola bermain lebih solid untuk kedua pasangan itu sebagai landasan menuju turnamen level atas. Karel memastikan komposisi pasangan tetap dipertahankan setelah berdiskusi dengan Asisten Pelatih, Nitya Krishinda Maheswari.
"Dilihat dari perkembangan sampai saat ini, kita terusin dipasangkan," tegasnya.
Tim pelatih memilih tidak terburu-buru menaikkan level kompetisi yang diikuti kedua pasangan tersebut. Turnamen Super 300 dinilai masih menjadi kebutuhan penting untuk mematangkan kepercayaan diri dan konsistensi performa.
"Maunya pelan pelan. Di beberapa turnamen atas belum tembus tembus. Kali ini pas lagi bagus, jadi tetap biar mereka lebih pede lagi. Kita masih butuh di 300," ujar Karel.
Namun, peluang untuk tampil kembali di turnamen Super 500 ke atas tetap terbuka apabila stabilitas performa sudah terbentuk.
"Kita lihat mana pertandingan yang cocok. Kalau di 300 sudah stabil, 500 tetap ikut. Untuk sementara begitu. Kita mau perketat dulu hati dan pikiran mereka," pungkasnya. (I-3)
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Tim bulu tangkis putra Indonesia menang telak 5-0 atas Myanmar di laga pembuka Grup D BATCH 2026, dominasi penuh jadi modal jelang lawan Malaysia.
Sebelum kemenangan di Bangkok ini, posisi Ubed masih berada di peringkat ke-44 dunia dengan total 33.485 poin.
Kehadiran Anthony Sinisuka Ginting membawa angin segar bagi skuad Merah Putih di Kejuaraan Beregu Asia, mengingat sang pemain baru saja menyelesaikan proses pemulihan cedera pinggang.
Memasuki gim kedua dan ketiga, Amallia/Fadia tampil lebih tenang dan mampu membalikkan keadaan hingga memastikan gelar juara.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters setelah ditundukkan wakil Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, dengan skor 21-16, 11-21, dan 14-21.
Apriyani/Lanny sukses mengamankan tiket perempat final Indonesia Masters usai mengalahkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam 21-17 dan 21-18.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Dua andalan tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, harus saling berhadapan untuk memperebutkan tiket ke semifinal sektor ganda putri ASB Classic, Rabu (7/1).
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved