Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

PBSI Sebut Bongkar Pasang Pemain Ganda Putri Berbuah Manis

Khoerun Nadif Rahmat
29/11/2025 06:14
PBSI Sebut Bongkar Pasang Pemain Ganda Putri Berbuah Manis
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.(DOK PBSI)

PENCAPAIAN final sesama wakil Indonesia pada Australia Terbuka 2025 pada pekan lalu menjadi indikator meningkatnya persaingan sektor ganda putri Pelatnas PBSI

Pelatih kepala ganda putri, Karel Mainaky, menilai keberhasilan itu menunjukkan progres signifikan, terutama bagi dua pasangan baru yang sedang diproyeksikan untuk jangka panjang.

Rachel Allessya Rose berpasangan dengan Febi Setianingrum serta duet Febriana Dwipuji Kusuma bersama Meilysa Trias Puspita Sari tampil stabil dalam beberapa turnamen terakhir dan dinilai memiliki perkembangan paling menjanjikan.

Karel menegaskan keberhasilan menciptakan All Indonesian Finals pada turnamen Super 500 tersebut bukan hasil dari strategi khusus, tetapi kombinasi kenyamanan bermain dan ketangguhan mental.

"Feel mereka pas lagi dapat, hati dan pikiran nyatu. Defense mereka bagus, jadi serangannya lebih teratur, rotasinya juga jalan. Intinya di situ," jelas Karel baru-baru ini.

Dari empat pasangan utama sektor ganda putri, Karel menilai dua pasangan yang mencapai final menunjukkan kestabilan performa, sementara dua pasangan lainnya masih berupaya menemukan irama permainan terbaik.

"Kadang dari pemain itu feel-nya belum dapat. Kita sudah omongin, arahin, tapi tetap kembali ke mereka masing-masing," ujarnya.

Meski hasil di Australia Terbuka dinilai sangat positif, target prestasi tetap tidak berubah. Karel menegaskan ambisi untuk berburu gelar di setiap turnamen.

"Tiap turnamen kalau bisa juara ya juara. Kalau tidak bisa, ya kita latihan lagi. Sistemnya begitu," katanya.

Ia menilai ada peningkatan besar pada pasangan Rachel dan Febi dibanding pertemuan di Finlandia beberapa waktu lalu, ketika performa keduanya dinilai masih belum kompak. Kini, hasil yang diharapkan mulai terlihat.

PBSI kini menyiapkan pola bermain lebih solid untuk kedua pasangan itu sebagai landasan menuju turnamen level atas. Karel memastikan komposisi pasangan tetap dipertahankan setelah berdiskusi dengan Asisten Pelatih, Nitya Krishinda Maheswari.

"Dilihat dari perkembangan sampai saat ini, kita terusin dipasangkan," tegasnya.

Tim pelatih memilih tidak terburu-buru menaikkan level kompetisi yang diikuti kedua pasangan tersebut. Turnamen Super 300 dinilai masih menjadi kebutuhan penting untuk mematangkan kepercayaan diri dan konsistensi performa.

"Maunya pelan pelan. Di beberapa turnamen atas belum tembus tembus. Kali ini pas lagi bagus, jadi tetap biar mereka lebih pede lagi. Kita masih butuh di 300," ujar Karel.

Namun, peluang untuk tampil kembali di turnamen Super 500 ke atas tetap terbuka apabila stabilitas performa sudah terbentuk.

"Kita lihat mana pertandingan yang cocok. Kalau di 300 sudah stabil, 500 tetap ikut. Untuk sementara begitu. Kita mau perketat dulu hati dan pikiran mereka," pungkasnya. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik