Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz dan Jannik Sinner akan saling berhadapan dalam partai puncak ATP Finals setelah keduanya melaju mulus pada semifinal turnamen penutup musim yang digelar di Turin.
Alcaraz, yang sudah memastikan posisi sebagai petenis nomor satu dunia akhir tahun, tampil dominan saat menang 6-2, 6-4 atas Felix Auger-Aliassime. Kemenangan itu membuka jalan menuju final yang sejak awal diharapkan publik, mengingat rangkaian duel menarik antara Alcaraz dan Sinner sepanjang musim ini.
Petenis Spanyol tersebut unggul dalam rekor pertemuan 10-5 atas Sinner dan memenangkan empat dari lima duel mereka musim ini, seluruhnya terjadi di final turnamen level tertinggi. Alcaraz juga meraih gelar di final Amerika Serikat Terbuka dan Roland Garros, termasuk kemenangan dramatis di Paris setelah bangkit dari ketertinggalan dua set dan menyelamatkan tiga match point.
Namun Sinner juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Petenis Italia itu mengalahkan Alex de Minaur 7-5, 6-2 dan menjadi pemain Italia pertama yang menjuarai Wimbledon, setelah menaklukkan Alcaraz. Keduanya masing-masing telah mengoleksi dua gelar Grand Slam musim ini.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Level permainan kami bisa sangat tinggi. Setiap kali kami bertemu, saya rasa kami selalu meningkatkan level ke titik maksimal,” ujar Alcaraz di lapangan.
Final pada Minggu akan semakin menarik karena Alcaraz menggeser Sinner dari posisi puncak peringkat akhir musim 2025. Sekaligus menutup musim dengan tampil di final ke-11 tahun ini di depan publik Italia.
“Saya berharap setidaknya ada tiga atau empat orang yang mendukung saya,” ujarnya sambil bercanda.
“Tentunya mayoritas penonton akan mendukung dia, tetapi saya akan fokus pada permainan saya dan apa yang harus saya lakukan.”
Auger-Aliassime, yang dikenal sebagai spesialis lapangan indoor, tidak mampu mengimbangi Alcaraz. Petenis Kanada itu kehilangan ritme sejak servisnya dipatahkan pada gim keempat set pertama. Dari sana, Alcaraz melaju tanpa menghadapi banyak tekanan.
Sinner mempertahankan performa solidnya dan belum kehilangan servis sepanjang turnamen. Kemenangan atas De Minaur menandai kemenangan ke-13 secara beruntun atas petenis Australia tersebut.
“Setiap pertandingan melawan Alcaraz selalu berbeda. Kita melihatnya di Roma dan Paris, bahkan pada permukaan yang sama tetap ada perubahan,” ujar Sinner.
“Ini final lainnya. Tahun ini luar biasa bagi saya. Saya menantikan pertandingan besok, sekaligus ingin melihat di mana sebenarnya level permainan saya saat ini.”
Sinner tampil impresif, memenangkan 18 set terakhirnya di Turin dan mencatat 30 kemenangan beruntun di lapangan keras indoor. Ia juga belum kehilangan satu set pun di ATP Finals sejak kalah dari Novak Djokovic pada final 2023. (AFP/Z-2)
Jannik Sinner membuka langkah di ATP Finals 2025 dengan kemenangan meyakinkan atas petenis Kanada, Felix Auger-Aliassime.
Carlos Alcaraz dan Alexander Zverev sama-sama memetik kemenangan pada laga pembuka fase grup ATP Finals 2025 yang digelar di Inalpi Arena, Turin, Minggu (9/11).
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved