Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelatih Tunggal Putri Utama Pelatnas PBSI Imam Tohari menargetkan Putri Kusuma Wardani menembus lima besar dunia setelah menunjukkan progres signifikan di musim 2025, termasuk menjadi runner-up Hylo Terbuka 2025, pekan lalu.
"Target saya ke depannya, Putri bisa masuk ranking lima besar dunia," kata Imam dalam keterangan resmi PBSI, dikutip Rabu (5/11).
Berdasarkan pembaruan daftar peringkat, Putri KW masih menempati posisi ketujuh dunia dengan 68.930 poin.
Status finalis Hylo Terbuka 2025, yang merupakan turnamen level BWF World Tour Super 500, memberikan tambahan poin penting meski Putri KW harus mengakui keunggulan wakil Denmark Mia Blichfeldt 11-21, 21-7, dan 12-21 di partai puncak.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Putri sepanjang musim ini. Sebelumnya, tunggal putri terbaik Indonesia saat ini itu mencatatkan empat semifinal, masing-masing di Thailand Masters dan Swiss Terbuka (Super 300), Kejuaraan Dunia 2025, serta Korea Terbuka (Super 500).
Imam mengatakan pencapaian final Hylo Terbuka merupakan pengalaman berharga bagi Putri untuk mengasah kematangan bermain sekaligus memahami tekanan pertandingan kelas elite.
"Secara keseluruhan, saya menilai ada peningkatan teknik, fisik, dan strategi bermain Putri KW pada 2025 meski penampilannya masih belum
konsisten," ujar Imam.
Ia menambahkan masih ada sejumlah aspek yang akan menjadi fokus pembenahan, mulai dari variasi pukulan serangan hingga peningkatan kecepatan dan kekuatan fisik, disertai penekanan pada fokus saat bertanding.
"Yang paling penting, fokus Putri di lapangan harus terus ditingkatkan," pungkas Imam. (Ant/Z-1)
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah, terutama pada gim pertama saat Putri sempat tertinggal poin cukup jauh.
Putri mengaku sempat merasakan ketegangan di awal pertandingan mengingat rekam jejak Sharma yang belakangan ini mencuri perhatian di kancah internasional.
LANGKAH tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, belum terbendung pada ajang All England 2026. Pemain unggulan keenam tersebut sukses mengamankan tiket perempat final.
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah, terutama pada gim pertama saat Putri sempat tertinggal poin cukup jauh.
Putri mengaku sempat merasakan ketegangan di awal pertandingan mengingat rekam jejak Sharma yang belakangan ini mencuri perhatian di kancah internasional.
Putri mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki ketika menghadapi pemain elite dunia.
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved