Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Muhammad Mulky Aufa Atmaja/Salma Mufida, melangkah ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior (World Junior Championships/WJC) 2025.
Kepastian itu diraih setelah keduanya menumbangkan wakil Norwegia, Jakob Langeland Risa/Linnea Holmedal, dua gim langsung 15-4 dan 15-7.
Bertanding di National Centre of Excellence, Guwahati, India, Selasa (14/10), Aufa/Salma tampil lebih tenang dan solid dibanding laga perdana. Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.
“Kalau kemarin kami masih tegang karena baru pertama kali main dan masih adaptasi dengan lapangan, hari ini sudah lebih nyaman dan bisa menerapkan pola permainan dengan baik,” ujar Salma seusai pertandingan.
Aufa menambahkan, kemenangan kali ini tak lepas dari kemampuan mereka beradaptasi terhadap kondisi lapangan yang dipengaruhi arah angin.
“Di gim pertama lawan belum panas dan kami bisa langsung unggul. Di gim kedua arah angin berubah, lawan mulai lebih agresif, tapi kami bisa tetap mengendalikan permainan,” ucapnya.
Aufa juga menilai format pertandingan baru dengan sistem 15 poin sangat sesuai dengan gaya bermain mereka. “Durasi pertandingan jadi pas, tidak terlalu menguras tenaga,” katanya.
Bagi Aufa dan Salma, kejuaraan tahun ini memiliki makna istimewa. WJC 2025 menjadi penampilan terakhir mereka di level junior, sehingga keduanya bertekad menutupnya dengan hasil terbaik.
“Ini kesempatan terakhir untuk saya dan Aufa di WJC. Semoga kami tidak hanya bisa memberikan yang terbaik, tapi juga bisa naik ke podium,” harap Salma.
Selain Aufa/Salma, beberapa pasangan ganda campuran Indonesia lainnya juga berhasil melangkah ke babak 32 besar. Unggulan kesembilan, Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine, menang atas wakil Inggris, Jaxon Clarke/Lucy Dodd, 15-7, 15-9.
Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica juga melaju mulus setelah menundukkan pasangan Slovakia, Alex Petrovic/Lea Kyselicova, 15-7, 15-1.
Sementara itu, pasangan Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia harus terhenti di babak 64 besar setelah kalah dari unggulan ke-14 asal India, Bhavya Chhabra/Vishakha Toppo, dengan skor 4-15, 15-13, 5-15. (I-3)
Ubed dipaksa mengakui keperkasaan tunggal Tiongkok Liu Yang Ming dua gim langsung 10-15 dan 11-15 di pertandingan final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior.
Indonesia akan melawan India selaku tuan rumah di semifinal.
Pelatih pelatnas PBSI Rionny Mainaky mengatakan para atlet yang mengisi skuad junior Indonesia tahun ini memiliki kualitas bagus tapi belum cukup kuat.
Kemenangan Mutiara lalu diikuti oleh wakil tunggal putri lainnya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
TIGA ganda campuran Indonesia berhasil melaju ke babak 32 besar dalam Kejuaraan Dunia Junior 2024.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved