Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TURUN pertama kali di nomor perorangan, Ni Kadek Mutiara Ayu Puspitasari menang atas Chia Xin Ying asal Singapura dengan skor identik 21-15, 21-15 di babak 64 besar Kejuaraan Dunia Junior 2024.
Walau begitu, Mutiara mengaku belum puas dengan penampilannya. Masih banyak yang harus dievaluasi menuju pertandingan selanjutnya.
"Secara permainan secara keseluruhan memang masih banyak banget yang harus dievaluasi. Hari ini saya masih banyak melakukan kesalahan sendiri, bola yang seharusnya tidak harus mati jadi mati," kata Mutiara dalam keterangannya, Selasa (8/10).
Baca juga : Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Buru Prestasi di Kejuaraan Dunia
"Di sisi lain ini merupakan pertemuan pertama jadi perlu adaptasi dengan cara bermain lawan," lanjut Mutiara.
Mutiara mengatakan bahwa banyak variasi yang ingin ia lakukan di pertandingan tadi. Akan tetapi, malah merugikan pihaknya.
"Secara adaptasi lapangan tidak ada masalah karena saya sudah bermain di beregu. Tapi saya terlalu banyak variasi yang ingin dilakukan karena ini pertandingan pertama sekaligus mencoba-coba tapi malah cukup merugikan. Saya harus meningkatkan lagi kualitas pukulan di pertandingan selanjutnya," sebut Mutiara.
Baca juga : PBSI Kirim 20 Atlet ke Kejuaraan Dunia Junior BWF 2022
Kemenangan Mutiara lalu diikuti oleh wakil tunggal putri lainnya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Dhinda menang atas wakil Rumania Denisa-Maria Muscalu dua gim langsung 21-4, 21-6.
"Dibandingkan kemarin, hari ini saya sudah lebih enak bermainnya. Dari adaptasi lebih baik karena kemarin juga bermain di lapangan yang sama. Secara pergerakan dan langkah sudah ok juga," jelas Dhinda.
"Besok melawan Xu Wen Jing dari China, lawan yang tidak mudah tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin," janjinya.
Selain Mutiara dan Dhinda, tercatat Sausan Dwi Ramadhani dan Kavitha Nadjwa Aulia juga mencetak kemenangan. Sausan mengatasi Maria Wilkinson (Portugal) 21-3, 21-11, sementara Kavitha unggul 20-22, 21-15, 21-8 dari pemain Polandia Kaja Ziolkowska. (S-1)
Ajang bergengsi untuk atlet panahan junior nasional tersebut, kali ini diikuti 876 atlet dari 28 provinsi. Kejurnas ini digelar mulai Jumat, 27 Juni hingga 5 Juli 2025.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Tim bulu tangkis putra Indonesia menang telak 5-0 atas Myanmar di laga pembuka Grup D BATCH 2026, dominasi penuh jadi modal jelang lawan Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved