Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
IGA Swiatek mencatat kemenangan ke-60 pada musim 2025 saat debut gemilang di Wuhan, Tiongkok, dengan melaju ke putaran ketiga Wuhan Terbuka setelah mengalahkan Marie Bouzkova 6-1 dan 6-1, Selasa (7/10).
Sebelumnya, Swiatek kalah pada babak keempat Tiongkok Terbuka setelah unggulan teratas di Beijing itu menyerah 4-6, 6-4, dan 0-6 kepada Emma Navarro.
"Ada banyak turnamen yang Anda menangi dan minggu berikutnya Anda kalah. Jadi itu mengecewakan. Sulit untuk selalu menang dan konsisten," kata Swiatek seperti disiarkan WTA.
"Ini tidak saya harapkan, tetapi saya hanya berusaha fokus mengembangkan diri dan berlatih setiap hari agar bisa bermain sebaik
mungkin," lanjutnya.
Swiatek mendominasi servis Bouzkova dengan memenangi 31 dari 51 poin dan mematahkan servisnya enam kali dalam pertandingan yang berlangsung selama 79 menit.
Petenis berusia 24 tahun itu kini unggul 2-0 dalam head to head dengan Bouzkova. Sedangkan Bouzkova kini memiliki catatan menang-kalah 0-7 melawan petenis Top 10 selama tahun ini.
Bouzkova mengalahkan petenis wildcard Camila Osorio 6-3 dan 6-4 di putaran pertama.
Swiatek, yang menempati unggulan kedua, akan bertemu pemenang pertandingan Belinda Bencic melawan Elise Mertens.
Meraih kemenangan ke-60 selama 2025 membuat Swiatek menjadi satu-satunya petenis putri abad ini yang melakukannya dalam empat tahun berturut-turut.
Martina Hingis (1997-2001) dan Lindsay Davenport (1998-2001) adalah petenis terakhir yang mencapai prestasi itu.
"Setiap turnamen yang saya ikuti, saya ingin memainkan permainan terbaik saya," ujar Swiatek.
"Terkadang saya berhasil, terkadang tidak, tapi ya, harapan saya adalah melakukan yang terbaik. Sejujurnya, saya tidak menetapkan target
seperti semifinal atau apa pun, hanya melakukannya selangkah demi selangkah," pungkasnya. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved