Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Indonesia Janice Tjen berhasil menembus final di penampilan debut tur WTA di Sao Paulo, Brasil, setelah meraih kemenangan straight set di babak semifinal, Minggu (14/9) WIB.
Sempat goyah di awal, Janice kemudian fokus memegang kendali pertandingan dengan penampilan gemilang untuk menundukkan petenis Inggris unggulan keenam Francesca Jones dengan 7-6 (0) dan 6-3 dalam tempo 1 jam 32 menit.
"Ini istimewa," kata Janice usai pertandingan, seperti disiarkan WTA.
"Ini turnamen WTA pertama saya di luar Grand Slam dan bisa mencapai final adalah bonus. Tapi pada akhirnya, ini hanyalah pertandingan biasa, jadi saya akan lihat bagaimana saya akan bermain besok," lanjutnya.
Dengan kemenangan tersebut, petenis berusia 23 tahun itu menjadi petenis Indonesia ketiga yang mencapai final WTA di era tenis modern atau Open, mengikuti jejak Yayuk Basuki dan Angelique Widjaja.
Menurut catatan WTA, keberhasilan itu juga menandai kemenangan ke-63 Janice musim ini dan kemenangan ke-58 di lapangan keras.
Kunci kemenangan itu ada pada servis. Janice menyelesaikan pertandingan dengan delapan ace, yang ia akui berkat kerja kerasnya di balik layar.
"Saya dan pelatih saya melatih servis saya hampir setiap hari," ujar Janice.
"Dan, senang melihat usaha itu membuahkan hasil sedikit demi sedikit," tambahnya.
Selain peningkatan ace, Janice memenangi sekitar 90% poin pada servis pertamanya dan bahkan lebih impresif lagi, yaitu 71% pada poin servis kedua.
Kemenangan itu juga menjawab pertanyaan yang meragukan kemampuan Janice untuk berkompetisi di tur WTA setelah tampil kuat di Amerika Serikat (AS) Terbuka, bulan lalu.
Sebelum tiba di New York untuk kualifikasi AS Terbuka, Janice telah memenangi 45 dari 50 pertandingan profesional terakhirnya.
Selama periode tersebut, ia mencapai sembilan final ITF, memenangi enam gelar, dan naik lebih dari 200 peringkat -- dari No. 371 ke No. 149.
Ia tampil gemilang dengan kemenangan babak pertama atas Veronika Kudermetova dalam debut di Grand Slam dan WTA setelah tidak pernah kalah set pada tiga pertandingan babak kualifikasi.
Selanjutnya, di final WTA 250 Sao Paulo, Janice akan berhadapan dengan petenis Prancis Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah yang mengalahkan unggulan kelima Renata Zarazua 6-3 dan 6-2. (Ant/Z-1)
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved