Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dalam kepercayaan diri tinggi menjelang GP Austria yang akan digelar pada akhir pekan ini di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.
Hal itu dikatakan Bagnaia setelah ia menjadi pemegang rekor terbanyak sebagai pembalap yang meraih kemenangan di sirkuit ini, yaitu tiga kemenangan, bersama rekan senegaranya dari Italia Andrea Dovisiozo.
"Trek ini selalu sangat menguntungkan Ducati dan dalam tiga musim terakhir kami telah meraih hasil terbaik," kata juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu, dikutip dari laman resmi Ducati Corse, Rabu (13/8).
Tiga kemenangan itu diraih Bagnaia ketika dirinya menyapu bersih balapan di sirkuit ini, termasuk Sprint, dalam tiga edisi beruntun.
Pada 2022, ia mengalahkan Fabio Quartararo, kemudian pada 2023 dan 2024, pembalap asal Italia mengalahkan Brad Binder dan Jorge Martin pada balapan Sprint dan balapan utama.
Ia pun mengaku sangat senang memulai paruh kedua MotoGP musim ini di sirkuit yang selalu menguntungkannya.
"Saya senang bisa kembali ke trek di sini dan memulai kembali paruh kedua musim ini. Banyak trek favorit saya yang menanti: teknis, namun
spektakuler! Saya tak sabar untuk kembali ke trek," kata dia.
Dari 12 balapan yang sudah digelar, Bagnaia hanya berhasil meraih satu kemenangan. Kemenangan ini terjadi di Amerika Serikat (AS) ketika rekan setimnya yang kini memimpin klasemen, Marc Marquez, tidak menyelesaikan balapan karena terjatuh.
Dengan situasi ini, Bagnaia masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 213 poin. Ia berjarak 48 poin dari pembalap Gresini Alex Marquez di posisi kedua dan 168 poin dari Marquez di posisi pertama.
Adapun, balapan di Red Bull Ring dimulai dengan Sprint 14 lap pada Sabtu (16/8) pukul 20.00 WIB, lalu dilanjutkan keesokan harinya pada Minggu (17/8) pukul 19.00 WIB dengan balapan utama 28 lap. (Ant/Z-1)
Bagnaia mengaku mulai kehilangan kesabaran menunggu solusi dari Ducati atas kesulitannya dengan motor GP25.
Sejauh ini, finis terbaik Martin bersama Aprilia adalah posisi ketujuh di GP Ceko di Brno.
Marco Bezzecchi memimpin 19 lap pertama balapan di depan Marc Marquez, tetapi turun ke posisi kedua, lalu ketiga setelah gagal bersaing dengan Marquez dan Fermin Aldeguer.
Francesco Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya di motor GP25 yang memiliki karakteristik pengereman yang bertolak belakang dengan gaya balapnya.
Pada tujuh kali balapan GP Austria sebelumnya, Marc Marquez selalu gagal finis terdepan pada balapan utama di Spielberg.
Enea Bastianini memulai balapan dari posisi start kelima musim ini, sebelum akhirnya mampu mengamankan finis lima besar di balapan kandang tim KTM.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved