Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez memeriahkan kemenangan di MotoGP Jerman dengan selebrasi unik yang terinspirasi dari aksi viral anak Indonesia, Rayyan Arkhan Dika. Tarian tersebut juga viral dengan sebutan 'aura farming'.
Menjelang garis finis, Marquez berdiri di atas Desmosedici GP25 tunggangannya dan menari meniru gerakan Rayyan, yang sebelumnya viral karena aksi jogetnya di atas perahu pacu jalur.
Apa yang dilakukan Marquez dengan selebrasi joget 'aura farming' pun ramai diperbincangkan. Akun resmi X (sebelumnya Twitter) @MotoGP pun mengunggah selebrasi tersebut.
"Sedikit aura farming oleh @marcmarquez93," tulis akun @MotoGP.
Tarian viral tersebut bermula dari Pacu Jalur, sebuah lomba perahu tradisional di Sumatra, Indonesia. Selama lomba pacu jalur, para penari muda, menari dengan dramatis di bagian depan perahu panjang untuk memotivasi para dayung.
Rekaman salah satu penari tersebut menjadi viral pada awal musim panas ini, mendapatkan julukan 'aura farming' di platform seperti TikTok dan X (sebelumnya Twitter), karena gerakan-gerakannya dan penuh energi yang ditampilkannya.
Marc Marquez meraih kemenangan gemilang di GP Jerman, Minggu (13/7). Pebalap Gresini-Ducati itu tak terbendung di Sachsenring, menguasai jalannya balapan sejak start dan finis lebih dari enam detik di depan rival terdekatnya.
Hanya 10 pebalap yang berhasil menuntaskan balapan, jumlah finis terendah di MotoGP sejak 2011. Marquez juga menambah catatan sempurna di musim 2025 dengan meraih kemenangan sprint dan race utama di akhir pekan yang sama untuk ketujuh kalinya.
Di papan klasemen, Marquez kini unggul 83 poin atas adiknya, Alex Marquez, yang finis kedua. Sementara Francesco Bagnaia, rekan setimnya di Ducati pabrikan, tertinggal jauh dengan selisih 147 poin.
"Kepercayaan diri saya sedang di puncak. Datang ke sini setelah tiga kemenangan beruntun, dan kini menjadi empat," ujar Marquez dikutip dari NDTV. (Ndf/I-1)
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved