Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMUA perhatian setelah laga babak keempat Jannik Sinner melawan Grigor Dimitrov tertuju pada cedera yang memaksa petenis Bulgaria itu mengundurkan diri di tengah pertandingan di lima Grand Slam berturut-turut.
Namun, petenis No. 1 dunia Sinner juga meninggalkan Centre Court dengan cedera, yang tingkat keparahannya belum diketahui.
Ia terjatuh dan menopang dirinya dengan lengan kanannya, kemudian menerima waktu istirahat medis, dan sekarang berencana untuk menjalani MRI guna menganalisa lebih lanjut cederanya.
"Itu adalah cedera yang sangat tidak diharapkan," kata Sinner dalam konferensi pers pascapertandingan, dikutip dari ATP, Selasa (8/7).
"Saya memeriksa videonya sebentar, dan itu tidak tampak parah, tetapi saya masih merasakan sakit, terutama ketika servis dan forehand. Saya bisa merasakannya. Jadi mari kita lihat. Besok kita akan memeriksa untuk melihat bagaimana keadaannya, dan kemudian kita lihat," lanjutnya.
Setelah baru-baru ini berpisah dengan fisioterapis dan pelatihnya, ia akan berkonsultasi dengan fisioterapis ATP Tour untuk mengatasi sikunya.
"Di sini, mereka memiliki fisioterapis ATP yang bagus," ujar Sinner.
"Dokternya bagus. Seperti yang saya katakan, besok kami akan memeriksakan diri ke MRI untuk melihat apakah ada yang serius, lalu kami akan mencoba mengatasinya," imbuhnya.
Terlepas dari dampak cedera yang mungkin memengaruhi permainannya, Sinner memuji usaha Dimitrov untuk memimpin 6-3, 7-5, dan 2-2 di Centre Court.
"Ia melakukan servis dengan sangat baik. Sangat tepat, juga sangat cepat. Mengubah permainan dengan sangat, sangat baik," ungkap Sinner, menilai performa lawannya setelah hampir kalah empat gim.
"Anginnya agak kencang, dan ia memanfaatkan angin dengan sebaik mungkin. Saya bisa merasakan bahwa ia mempersiapkan pertandingan dengan sangat baik, dan ia melakukannya dengan lebih baik lagi."
"Ia bermain tenis dengan sangat baik... Saya pikir ia menunjukkan potensinya. Sangat disayangkan, seperti yang saya katakan di lapangan. Saya berharap ia cepat pulih," tambahnya.
Laga berikutnya bagi Sinner adalah pertandingan ulang Wimbledon dengan Ben Shelton, yang dikalahkannya di putaran keempat tahun lalu.
Petenis Italia itu telah memenangi 12 set terakhir yang mereka mainkan, termasuk tiga di perempat final Australia Terbuka tahun ini, untuk unggul 5-1 dalam head to head mereka.
Sinner mengidentifikasi pengembalian servisnya sebagai kunci pertandingan mereka dan juga mencatat peningkatan permainan dasar Shelton dan pertarungan empat setnya dengan juara bertahan Carlos Alcaraz di Roland Garros.
Namun, sebelum ia dapat fokus pada petenis Amerika Serikat (AS) yang sedang naik daun itu, Sinner harus mengurus dirinya sendiri.
"Mari kita lihat apa yang akan terjadi, tetapi itu akan menjadi masalah dalam dua hari, bukan? Sekarang saya harus fokus pada hal-hal lain terlebih dahulu dan mudah-mudahan bisa 100%," pungkas Sinner. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved