Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DANIIL Medvedev menghadapi ujian ganda di Libema Terbuka, memainkan pertandingan lapangan rumput pertamanya musim ini dan menghadapi permainan yang tidak biasa dari Adrian Mannarino.
Unggulan teratas di Hertogenbosch, Belanda itu menang dalam pertandingan pembuka yang menantang dengan tie-break set pertama ketika ia menyelamatkan dua set poin pada kedudukan 4/6, dan akhirnya menang dengan skor 7-6 (6) dan 6-4.
"Ia bermain sempurna di lapangan rumput, ia bermain rendah, jadi Anda tidak bisa benar-benar -- setidaknya saya dengan pukulan saya, saya tidak bisa benar-benar memukul bola," kata Medvedev tentang Mannarino, dikutip dari ATP, Jumat (13/6).
Pertandingan tersebut merupakan pertemuan keempat bagi kedua petenis itu di ajang ini -- pertandingan yang paling sering terjadi dalam sejarah turnamen -- dan yang kesembilan dalam head to head mereka, yang kini imbang 2-2 di Hertogenbosch, dengan Medvedev unggul 5-4 secara keseluruhan.
Lima dari sembilan pertemuan mereka terjadi di lapangan rumput, termasuk kemenangan lima set untuk Mannarino di Wimbledon pada 2018.
Dalam pertandingan yang penuh perjuangan dan fisik, Medvedev tidak menghadapi break point setelah kehilangan servis di gim pembuka. Ia mengonversi dua dari sembilan peluang break-nya, menurut Statistik ATP Infosys.
"Saya sebenarnya membuatnya sama untuknya, dan itulah mengapa kami berdua tidak bisa melakukan pukulan winner dari pukulan satu sama lain, jadi kami hanya memainkan permainan kucing-kucingan ini, yang secara fisik sulit bagi kami berdua," ujar peringkat 11 ATP Medvedev.
Di perempat final tingkat tur ke-82 dan ke-12 di lapangan rumput, Medvedev selanjutnya akan bertemu Reilly Opelka, yang melepaskan 12 ace dalam kemenangan 7-6 (5) dan 6-3 atas Nicolas Jarry. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved