Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANDINGAN antara petenis nomor 1 dunia melawan petenis nomor 2 dunia untuk memperebutkan gelar Prancis Terbuka -- untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade -- tercipta ketika Aryna Sabalenka akan bertemu Coco Gauff di babak final Roland Garros.
Petenis AS Coco Gauff mengakhiri kisah Cinderella petenis wild card Prancis Lois Boisson di semifinal dengan skor 6-1 dan 6-2 untuk melaju ke final Prancis Terbuka untuk kedua kalinya.
"Di final pertama saya di sini, saya sangat gugup, dan saya merasa tidak bersemangat bahkan sebelum pertandingan dimulai," kata Gauff, yang menjadi runner-up Iga Swiatek pada 2022, dikutip dari WTA, Jumat (6/6).
Gauff akan berusaha meraih gelar Grand Slam keduanya di Paris, setelah menang di Amerika Serikat (AS) Terbuka 2023 -- ketika ia mengalahkan Sabalenka dalam tiga set -- dalam pertandingan final mendatang pada Sabtu (7/6).
"Tentu saja di sini saya jauh lebih percaya diri setelah bermain di final Grand Slam sebelumnya dan tampil baik di salah satunya. Ya, saya pikir memasuki hari Sabtu saya akan memberikan yang terbaik dan mencoba untuk setenang dan sesantai mungkin," ujar petenis berusia 21 tahun itu.
"Apa pun yang terjadi, terjadilah, dan ketahuilah bahwa saya telah mengerahkan upaya terbaik," lanjutnya.
Pertemuan petenis nomor 1 dan nomor 2 dunia untuk memperebutkan gelar Grand Slam terakhir kali terjadi di Australia Terbuka 2018 saat Caroline Wozniacki mengalahkan Simona Halep dan di Paris pada 2013 saat Maria Sharapova menang atas Serena Williams.
Sabalenka dan Gauff memiliki rekor head to head yang seimbang. Mereka memiliki rekor keseluruhan 5-5 dan 1-1 di ajang Grand Slam.
"Semifinal adalah pertandingan besar, dan terasa seperti final, tetapi saya tahu bahwa pekerjaan belum selesai," kata Sabalenka.
"Saya harus tampil di sana pada hari Sabtu, dan saya harus berjuang dan mengeluarkan permainan tenis terbaik saya, dan saya harus bekerja keras untuk meraih gelar itu, terutama jika itu adalah Coco," lanjutnya.
Sedangkan di laga semifinal, Gauff mengerahkan upaya terbaiknya melawan Boisson yang berada di peringkat ke-361, tidak memberi petenis Prancis itu pijakan dalam pertandingan atau para penggemar untuk melibatkan diri dalam mendukung petenis lokal pertama yang mencapai semifinal dalam lebih dari satu dekade.
Gauff mematahkan servis enam kali dalam satu jam dan sembilan menit, dan Boisson tidak pernah memimpin di papan skor.
Di awal set kedua, ia berhasil melakukan break point pada servis Gauff di gim ketiga dan, kemudian, langsung bangkit kembali ketika petenis Amerika itu memimpin 3-1, tetapi tidak dapat memperkecil ketertinggalan.
Tidak dapat menemukan level yang membawanya melewati unggulan ketiga Jessica Pegula dan unggulan keenam Mirra Andreeva -- Boisson berhasil mengalahkan delapan winner hingga 33 kesalahan sendiri -- petenis Prancis itu tetap meninggalkan Paris setelah dua pekan yang mengubah hidupnya, dan akan memangkas lebih dari 300 peringkat dari posisinya di peringkat WTA, Senin mendatang.
"Ia bermain sangat hebat. ... Saya merasa seperti berlari ke mana-mana di lapangan hari ini, jadi itu sangat sulit. Ia benar-benar solid, dan saya tidak dapat memainkan permainan saya hari ini karena ia terlalu hebat," ujar Boisson. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved