Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ferrari Carlos Sainz bertekad menjuarai empat seri balapan Formula 1 yang tersisa musim ini setelah menjadi tercepat di GP Meksiko, di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Senin (28/10) pagi WIB, dengan catatan waktu 1 jam, 40 menit, 55,800 detik.
"Sekarang, empat balapan tersisa (sebelum bergabung dengan Williams), saya ingin menikmati sebanyak mungkin dan jika kemenangan lain datang, saya akan meraihnya," kata Sainz dikutip laman daring Formula 1, Senin (28/10).
Pembalap Spanyol itu mengaku tidak membuat persiapan khusus untuk menjadi juara di Meksiko, dengan hanya melakuka manuver yang mengancam pembalap Red Bull Max Verstappen yang memuncaki klasemen.
"Saya hanya sedikit kesal pada awal balapan setelah kehilangan posisi darinya," kata Sainz.
Di podium teratas, Sainz ditemani pembalap McLaren Lando Norris, yang finis kedua, dan rekan setim Charles Leclerc, yang finis ketiga.
Sainz, kini, menempati peringkat kelima klasemen dengan 240 poin. Verstappen, yang finis posisi keenam di Meksiko, masih berada di puncak dengan 362 poin. (Ant/Z-1)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Carlos Sainz mengamankan posisi ketiga setelah finis di belakang pembalap Red Bull Max Verstappen dan pembalap Mercedes George Russell di GP Azerbaijan yang berlangsung di Sirkuit Baku.
Carlos Sainz merasa telah menyesuaikan sejumlah kultur dan gaya kerja di Williams meski ia merasa terdapat perbedaan mencolok antara timnya sebelumnya dengan yang saat ini.
Semangat itu muncul ketika Carlos Sainz dan Alexander Albon menjajal FW47 untuk pertama kalinya dalam uji coba di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Desember lalu.
Carlos Sainz menggantikan Sebastian Vettel sebagai rekan setim baru Charles Leclerc di Ferrari itu pada 2021.
Carlos Sainz mengakui sempat sakit hati karena Ferrari tidak memperpanjang kontraknya dan malahan menggaet juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton untuk berlaga di Formula 1 musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved