Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov membahas kemungkinan kerja sama di bidang olahraga antara kedua negara.
"Kami memiliki program-program keolahragaan dan kami harap bisa menjalin kerja sama dengan Indonesia," kata Dubes Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov seperti dilansir dari Antara, Kamis (26/9).
Dubes Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov menjelaskan mengenai kondisi olahraga di Rusia secara umum untuk saat ini, serta bagaimana Pemerintah Federasi Rusia melalui kementerian olahraga membangun dan mengembangkan olahraga.
Baca juga : Arab Saudi Dukung Bidding Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2027
Sergey turut membahas agenda peringatan hubungan diplomatik Federasi Rusia dengan Indonesia pada 2025. Dalam agenda tersebut, Pemerintah Federasi Rusia juga berniat mengadakan pertandingan olahraga persahabatan antara kedua negara.
Dito menyambut baik tawaran kerja sama dari Pemerintah Federasi Rusia tersebut. Menpora mengatakan Indonesia dan Rusia memiliki hubungan baik yang sudah terjalin lama, oleh sebab itu pengajuan kerja sama pada beberapa cabang olahraga ini tentunya merupakan sesuatu yang perlu ditindaklanjuti.
"Apalagi program-program yang disampaikan sudah spesifik," sebut Menpora.
Baca juga : Menpora Pimpin Panitia Aquabike dan Formula 1 Powerboat
Menurut Dito, salah satu cabang olahraga yang menjadi perhatian untuk diperkenalkan lebih luas di Rusia adalah pencak silat. Hal ini mengingat Indonesia melalui Presiden terpilih Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) mengupayakan olahraga bela diri asli Indonesia ini bisa dipertandingkan di Olimpiade.
Menpora turut menyambut baik keinginan Rusia untuk mengadakan pertandingan olahraga persahabatan antara kedua negara. Pertandingan persahabatan ini diharapkan bukan hanya sepak bola, melainkan juga olahraga potensial lainnya seperti bola voli yang banyak diminati masyarakat Indonesia.
"Banyak yang bisa dikerjasamakan dengan Rusia. Untuk saat ini kita akan fokus pada program-program olahraga yang diajukan," tegas Dito. (Z-6)
Erick diharapkan mampu mengangkat prestasi olahraga Indonesia di ajang internasional, khususnya SEA Games 2025 di Thailand.
Dito juga menitipkan pesan untuk keberlanjutan Kemenpora di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Apakah 'orang-orangnya' Jokowi yang masih tersisa akan terdepak juga?
Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan seluruh program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus berlanjut meski terjadi pergantian menteri atau reshuffle
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Presiden Prabowo belum melantik pengganti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam reshuffle kabinet
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved