Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman mengatakan bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh-Sumatra Utara 2024 harus menjadi kebangkitan olahraga barongsai ke depan.
Ia membeberkan, event tingkat daerah juga harus bergulir untuk memfasilitasi pengembangan olahraga tersebut, sehingga bisa menjaring bibit-bibit atlet yang potensial.
"Alhamdulillah cabang olahraga barongsai dipertandingkan pertama kali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024," kata Norman di Gedung Mixed Martial Art (MMA) komplek Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Rabu (4/9), seperti dilansir dari Antara.
Baca juga : KONI Pusat Pastikan PON 2024 Siap Digelar Sesuai Rencana
Lebih lanjut dia membeberkan, perkembangan olahraga itu sudah semakin bagus dalam beberapa tahun terakhir, terbukti jumlah provinsi yang mengikuti cukup banyak, yaitu 15 provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia, meski masih pertama kali.
Norman mengapresiasi kerja keras Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) pusat dan daerah, yang terus berupaya membangun regenerasi atlet dari cabang olahraga itu.
"Saya selalu mendorong pengurus pusat atau pengurus besar cabang olahraga untuk berkembang, sehingga per tahun ada kemajuan," ujar purnawirawan jenderal bintang tiga TNI tersebut.
Baca juga : Kirab Api PON Lintasi sudah 15 Daerah
Norman menambahkan, terkait fasilitas olahraga yang sudah terbangun selama PON XXI tahun ini, pengurus FOBI Sumatera Utara maupun cabang olahraga lain harus mampu memanfaatkan dengan maksimal fasilitas gedung olahraga seperti MMA dan lainnya sebagai tempat untuk berlatih dan pusat pengembangan atlet daerah.
"Jadi digunakan dengan baik dan disempurnakan apa yang menjadi kekurangan, sehingga ke depan Sumatera Utara bisa meningkatkan prestasi dan mampu menyelenggarakan event internasional juga," kata dia.
FOBI secara resmi diterima sebagai anggota KONI Pusat mulai 20 Februari 2013. Kini FOBI telah memiliki pengurus di 27 provinsi se-Indonesia.
Berdasarkan data PB FOBI, total klub atau sasana barongsai yang ada di seluruh Indonesia, jumlahnya mencapai 500 klub. Sebanyak 300 klub di antaranya sudah menjadi anggota FOBI yang ada di tingkat provinsi atau kabupaten/kota. (Z-6)
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
ISFEX 2025 digelar di ICE BSD 6-9 November, menghadirkan 100 exhibitor dan turnamen olahraga internasional untuk dukung ekosistem olahraga nasional.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur mengucurkan bonus mencapai Rp80,7 miliar bagi para atlet, pelatih, dan ofisial kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024 serta Peparnas XVII Solo 2024.
PON Bela Diri menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet berjenjang di Indonesia.
Tarung derajat diikuti oleh 22 provinsi dengan total mencapai 300 peserta, termasuk ofisial.
PON Bela Diri akan diikuti oleh 2.656 atlet dari 38 provinsi.
Menpora Dito Ariotedjo secara khusus memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada NTB.
Dengan adanya sinergi antar level pemerintahan dan dukungan anggaran yang berkesinambungan, maka diharapkan dapat melahirkan atlet tangguh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved