Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Langkah Novak Djokovic untuk mempertahankan gelarnya di AS Terbuka, kandas. Pada pertandingan Jumat (30/8) atau Sabtu pagi WIB, petenis Serbia tersingkir dari turnamen di tangan petenis Australia berusia 25 tahun, Alexei Popyrin, 6-4, 6-4, 2-6, 6-4.
Popyrin, petenis peringkat 28 dunia, menorehkan kemenangan terbesar dalam hidupnya atas petenis terhebat sepanjang masa itu. Dalam pertarungan hampir tiga setengah jam, Popyrinterus menekan unggulan kedua itu sejak awal dan tidak mudah menyerah.
Djokovic tidak hanya tampil buruk. Fisiknya juga terlihat kedodoran. Ia terus menerus melepaskan pukulan panjang, atau pukulan slice, dan drop shot ke net, dan mencatat tujuh kesalahan sendiri di set pertama.
Baca juga : Novak Djokovic Tertatih Melaju ke Putaran Ketiga
Pada kedudukan 2-3 di set tersebut, Djokovic menyia-nyiakan empat break point, tidak mampu melawan kendali Popyrin di depan net. Pada kedudukan 4-4, Popyrin akhirnya menemukan break-nya ketika Djokovic melakukan kesalahan backhand, memberi petenis Australia itu peluang yang selama ini ia tunggu dan upayakan.
Pertandingan di set kedua tidak jauh berbeda. Popyrin tetap dominan. Namun Djokovic, sebagai juara, tidak menyerah begitu saja. Ia bangkit di set ketiga, hanya kehilangan dua gim dan memberi dirinya secercah harapan untuk keluar dari tekanan.
Namun Popyrin mengunggulinya di set keempat, dan berhasil mengonversi dua break point untuk memimpin 5-2. Di gim terakhir, Popyrin tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan dan setelah ace ke-15-nya yang menghasilkan match point, ia menutup perlawanan Djokovic.
Baca juga : Djokovic Bertekad Pertahankan Gelar AS Terbuka
“Sejujurnya, kami mengalami beberapa pertarungan di Australia Open dan Wimbledon. Saya memiliki peluang di pertandingan tersebut, tetapi tidak memanfaatkannya. Pertandingan ini sedikit berbeda. Saya mampu memanfaatkan peluang saya saat saya memilikinya,’ kata Popyrin seperi dikutip situs resmi turnamen.
Djokovic mengaku kecewa dengan penampilannya. “Ia jelas bermain lebih baik dan pantas menang hari ini. Sejujurnya, servis saya sejauh ini adalah yang terburuk. Ya, itu pertandingan yang buruk bagi saya.” (M-3)
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved