Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP asal Slovenia, Tadej Pogacar, memastikan diri sebagai juara Tour De France 2024. Pembalap UEA Team Emirates itu menyempurnakannya dengan kemenangan etape keenamnya tahun ini pada etape terakhir di Nice, Minggu (21/7).
Capaian ini adalah gelar juara Tour ketiganya setelah 2020 dan 2021.Pogacar mengungguli rivalnya sekaligus juara bertahan, Jonas Vingegaard dari Denmark, tahun ini di Tour de France, dengan menuntaskan kemenangan gemilang. Selisihnya cukup jauh yaitu enam menit 17 detik dari Jonas Vingegaard yang mengekor di posisi kedua klasemen umum.
"Saya sangat senang. Saya tidak dapat menggambarkan betapa senangnya saya setelah dua tahun yang sulit di Tour de France, di mana kami selalu membuat beberapa kesalahan yang membuat kami kalah dalam perlombaan," kata Pogacar.
Baca juga : Adam Yates Kalahkan Saudara Kembarnya Untuk Rebut Kaus Kuning di Putaran Perdana Tour de France 2023
“Ini adalah tur besar pertama di mana saya benar-benar percaya diri setiap hari. Bahkan di Giro saya mengalami hari yang buruk tetapi saya tidak akan beritahu yang mana. Tahun ini Tour De France luar biasa."
Itu adalah balapan yang penuh dengan momen-momen terbaik. Pogacar menyamai Gino Bartali untuk menjadi orang kedua dalam sejarah yang memenangkan lima etape pegunungan dalam satu edisi. Kemenangan di uji waktu hari terakhir menjadi puncaknya dan berujung sempurna bagi seorang pembalap yang tinggal dan berlatih di Monaco.
"Hari ini, saya merasa sangat baik pada pendakian pertama. Saya sudah melakukan pendakian berkali-kali dalam latihan - saya tidak menyia-nyiakan persiapan," katanya.
Vingegaard, yang baru saja pulih dari patah tulang rusuk dan tulang yang dialaminya dalam kecelakaan pada April lalu, mengakui bahwa balapan sudah hampir berakhir, dan pada Sabtu (20/7) kemarin tampaknya lebih fokus untuk mempertahankan posisi kedua atas Remco Evenepoel dari Belgia.
Vingegaard mengatur tempo dengan Pogacar. Dengan jarak setengah mil tersisa, mereka mengalahkan penantang terakhir, Richard Carapaz dari Ekuador. Di atas Pegunungan Alpen, dua pembalap terbaik itu berlomba menuju garis finis. (Eurosports/P-5)
Pebalap asal Slovenia Tadej Pogacar kini telah mengoleksi empat gelar juara dalam enam partisipasinya di Tour de France, ditambah dua kali menjadi runner-up.
Tadej Pogacar finis di posisi keempat, namun ia tetap mengunci gelar juara umum Tour de France untuk keempat kalinya setelah sukses memimpin sejak awal lomba.
Tadej Pogacar berhasil mempertahankan keunggulan di etapi pegunungan terakhir di Tour de France.
Etape 19 Tour de France yang semula berjarak 129,9 km menjadi 95 km, akibat ditemukannya wabah penyakit kulit nodular menular pada kawanan sapi di Col des Saisies.
Ben O'Connor finis dengan catatan waktu 5 jam, 3 menit 47 detik, atau unggul 1 menit 45 detik dari pemimpin klasemen umum Tour de France Tadej Pogacar.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua bagi Jonathan Milan di Tour de France 2025, setelah sebelumnya ia memenangi etape kedelapan.
Jonas Vingegaard membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.
Tim balap sepeda Indonesia harus menerima hasil di luar harapan pada ajang SEA Games 2025. Turun pada nomor men’s team pursuit, Indonesia gagal meraih medali emas.
CABANG olahraga balap sepeda kembali menjadi salah satu kontributor perolehan medali emas kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
KONTINGEN Indonesia kembali menambah medali emas SEA Games 2025 dari cabang menembak serta balap sepeda.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama di SEA Games 2025 diyakini terbuka lebar dari nomor Balap Sepeda Downhill.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved