Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Red Bull Max Verstappen kecewa dengan meraih posisis kelima (P5) dalam GP Hongaria di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Minggu (21/7). Dia juga tak dapat menandingi kecepatan duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, yang finis 1 dan 2.
Memulai balapan 70 lap di P3, Verstappen yang merajai Hongaria pada dua musim sebelumnya kesulitan memacu mobilnya yang kemudian berujung insiden dengan rival lamanya Lewis Hamilton pada lap 63 dan membuatnya finis P5.
“Pada hari di mana kami sudah kekurangan kecepatan dibandingkan McLaren, Anda mencoba dan tentu saja berharap kami melakukan hal yang benar dengan strateginya, padahal hari ini tidak demikian," kata Verstappen dalam laman Formula 1 di Jakarta pada Senin (22/7).
Baca juga : Max Verstappen Frustrasi Setelah Kualifikasi di Posisi Ketiga untuk GP Hongaria
“Mungkin tahun lalu, ya, dengan mobil yang jauh lebih cepat dibandingkan orang lain. Namun menurut saya dengan posisi yang kami miliki saat ini, kami tidak dapat melakukan hal tersebut lagi dan menurut saya itulah mengapa hari ini adalah balapan yang sulit bagi kami," lanjutnya.
“Tentu saja hal itu membuat saya frustrasi karena saya ingin segala sesuatunya dilakukan dengan lebih baik karena tentu saja saya realistis, hari ini, kami tidak bisa mengalahkan McLaren tetapi P3 menurut saya akan segera terjadi jika kami mau melakukannya sedikit lagi," tambahnya.
Hsil ini membuat pembalap asal Belanda itu meminta timnya untuk "bekerja" demi hasil lebih baik pada balapan terdekat di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada Minggu (28/7).
Baca juga : Max Verstappen dan Carlos Sainz Tampil Konsisten di FP 1 dan 2 GP Hongaria
"Kita lihat minggu depan bagaimana perkembangannya, tapi saat ini, saya pikir kecepatan balapan, kecepatan kualifikasi, kami berada di belakang McLaren,” katanya.
Sang juara dunia tiga kali beruntun lalu berbicara tentang insidennya dengan Hamilton yang membuat mobilnya terjungkal setelah membentur roda kanan depan Hamilton.
“Saya melakukan gerakan yang sepenuhnya aktif, tetapi kemudian di tengah zona pengereman, ketika saya sudah berkomitmen tentu saja untuk bergerak, dia tiba-tiba terus bergerak ke kanan," jelasnya.
Baca juga : Vertappen Juara di GP Hongaria, Red Bull Bukukan Kemenangan Beruntun Ke-12
"Dan jika saya tidak akan berbelok saat mengerem lurus, saya akan melakukan kontak dengannya. Jadi saya pergi ke udara," lanjutnya.
Sementara itu, ketika ditanya apakah akan berencana meminta maaf kepada timnya atas kemarahannya di radionya, Verstappen menolak.
“Saya rasa kita tidak perlu meminta maaf. Kami hanya perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik. Saya tidak tahu mengapa orang berpikir Anda tidak bisa vokal di radio. Ini olahraga, kamu tahu? Jika beberapa orang tidak menyukainya, maka tetaplah di rumah," tegasnya.
Verstappen masih memimpin klasemen dengan 265 poin sehingga masih mengungguli Lando Norris pada posisi kedua tapi kini berjarak 76 poin. (Ant/P-5)
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
LANDO Norris mengalahkan rekan setimnya di tim McLaren, Oscar Piastri, untuk menjuarai Formula 1 GP Hongaria 2025.
Leclerc mengungkapkan bahwa setiap sesi dalam kualifikasi berlangsung sangat menantang.
Max Verstappen blak-blakan menyuarakan pendapatnya tentang strategi yang dipilih tim, performa mobilnya, dan cara mengemudi para pesaingnya sepanjang GP Hongaria.
Pembalap asal Inggris Lando Norris mengaku bahagia dengan penampilan timnya McLaren merajai Grand Prix Formula 1 Hongaria di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Minggu (21/7).
Max Verstappen menunjukkan rasa frustrasinya setelah kualifikasi Grand Prix Hongaria, di mana ia finis di posisi ketiga di belakang pembalap McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved