Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Uber Indonesia memastikan diri lolos ke babak final Piala Uber 2024 setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2.
Bertanding di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, Sabtu (4/5), Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung membuka skor 1-0 bagi Indonesia.
Gregoria menang melawan Sim Yu Jin dalam permainan dua gim dengan skor 21-15 dan 21-13. Ia mengaku cuku terkejut dengan line-up pemain yang diturunkan dalam laga tersebut.
Baca juga : Gregoria Buka Keunggulan Indonesia Atas Jerman 1-0
"Tadi lebih coba rileks, terakhir kali saya memang kalah dari Sim Yu Jin tapi saya melihat kesempatan untuk membuka angka. Hanya saya mengontrol emoasi, tidak mau terlalu menggebu-gebu," kata Gregoria dalam keterangannya.
"Kesempatan ke final ada dan saya yakin tim ini akan berusaha yang terbaik juga. Setelah ini saya akan mendukung penuh mereka," imbuhnya.
Skor menjadi imbang 1-1, saat pasang Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus dikalahkan oleh Baek Ha Na/Lee So Hee. Apri/Fadia kalah dengan skor 21-6 dan 21-18.
Baca juga : KTT ASEAN Digelar Besok, Menlu RI: Bahas Krisis Myanmar
"Kami tetap bersyukur karena sebelum pertandingan selanjutnya khususnya Olimpiade nanti kami bisa bertemu Lee/Baek lagi. Tidak jauh berbeda secara pola permainan tapi hari ini, saya memang harus meningkatkan lagi konsistensi pukulan, pikiran dan mentalnya. Melawan mereka harus telaten," kata Apri.
Tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo sempat membawa Indonesia unggul 2-1. Ia berhasil menaklukkan Kim Ga Ram dengan skor, 20-22, 21-16, dan 21-12. Ia mengaku sangat bersyukur karena meraih kemenangan dan membawa Indonesia unggul.
"Bersyukur Puji Tuhan bisa diberikan kemenangan dan membuat Indonesia kembali unggul," kata Ester.
Baca juga : Tim DKI Dominasi Seleksi Timnas Kickboxing SEA Games 2021
"Setelah pertandingan panjang kemarin, pastinya fisik saya lumayan terkuras. Tapi karena sudah dipercaya, saya harus melakukan dan berjuang yang terbaik. Dalam tim ada tim fisioterapi dan massage yang siap membantu mempercepat recovery saya," imbuhnya.
Kedudukan menjadi imbang 2-2, saat Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto harus tunduk dari Jeong Ha Eun/Kong Hee Yong dengan skor 15-21 dan 14-21. Ribka mengakui, dalam laga itu memang pihaknya sering melakukan kesalahan sendiri.
"Kami juga tidak bisa memperlambat tempo karena kondisi shuttlecock yang kencang. Kami coba mengimbangi permainan cepat mereka tapi kami kesulitan," kata Ribka.
Pertandingan penentuan, Komang Ayu Cahya Dewi berhasil mengalahkan Kim Min Sun dalam permainan tiga gim dengan skor 17-21, 21-16, dan 21-19. Atas hasil tersebut, Indonesia pun menang dengan skor 3-2 dan lolos ke babak final Piala Uber 2024. (Z-10)
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Simak rekam jejak lengkap 15 edisi Piala ASEAN dari 1996 hingga 2024. Dari drama "Shoulder of God" hingga dominasi Thailand, serta hasil undian terbaru 2026.
Sugiono menjelaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi amanat Pasal 33 UUD 1945.
Menko Yusril menegaskan setiap pembahasan mengenai transfer narapidana dilakukan secara hati-hati.
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu RI) mengatakan Indonesia akan melaksanakan tugas sebagai Presiden Dewan HAM PBB secara objektif dan inklusif.
Gregoria Mariska Tunjung, yang turun di partai ketiga sebagai tunggal putri kedua, harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Wong Ling Ching.
Gregoria Mariska Tunjung dan Sabar/Reza yang masuk dalam daftar tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 memang menarik perhatian publik
Keputusan itu diambil hanya sehari setelah Gregoria menutup penampilannya di Kumamoto Masters sebagai runner-up usai kalah di final dari Ratchanok Intanon.
GREGORIA Mariska Tunjung harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari wakil Thailand, Ratchanok Intanon, di final Kumamoto Masters 2025.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved