Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus menelan kekalahan dari pasangan Denmark Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard 18-21 dan 19-21 di putaran pertama India Terbuka 2024, Selasa (16/1).
Di laga yang berlangsung di KD Jadhav Indoor Hall, Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, tersebut, Leo/Daniel sebenarnya mampu mengimbangi perlawanan Kjaer/Sogaard di awal gim pertama.
Bahkan, selepas interval gim pertama, Leo/Daniel mampu mengejar ketertinggalan dan menyeimbangkan kedudukan menjadi 13-13 dan 15-15.
Baca juga: Fajar/Rian Lolos ke Babak 16 Besar India Open 2024
Namun, pertahanan pasangan Denmark terlihat begitu rapat dan tidak bisa ditembus oleh wakil Indonesia, sehingga gim pertama direbut oleh Kjaer/Sogaard 21-18.
"Kami sudah mencoba dengan semua serangan tapi pertahanan lawan memang kami akui sangat baik hari ini, juga secara keseluruhan. Sementara, kami kurang sabar," kata Daniel, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.
Di gim kedua, perebutan angka berlangsung cukup sengit, kedua pasangan saling bersaing dengan ketat, hingga interval gim kedua akhirnya direbut Leo/Daniel 11-10.
Baca juga: Gregoria Mariska Tunjung Awali India Open 2024 dengan Mudah
Ganda putra peringkat 11 dunia itu pun sempat berada di atas angin dengan keunggulan 16-13. Namun, hal itu tidak mampu Leo/Daniel pertahankan, dengan Kjaer/Sogaard mulai mengejar dengan pasti, hingga akhirnya menuntaskan babak 32 besar ini dengan skor 21-19.
"Kecewa karena penampilan kami tidak seperti yang diharapkan. Sejak minggu lalu di Malaysia Terbuka, kami belum menemukan ritme yang kami mau. Kami akan coba lagi di pertandingan berikutnya," ujar Leo.
Dengan ini, maka Kjaer/Sogaard akan berjumpa dengan ganda putra Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak 16 besar India Terbuka. (Ant/Z-1)
INDONESIA Masters 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 20-25 Januari.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Jonatan Christie tercatat belum berhasil memetik kemenangan dalam dua pertemuan terakhir kontra Christo Popov.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Meski berhasil menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jonatan Christie sempat menyinggung adanya dugaan pelanggaran fair play terkait kondisi shuttlecock di lapangan.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga Sabar/Reza menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Febriana menyebut seluruh program latihan telah dicoba diterapkan di pertandingan meski konsistensi fokus masih menjadi pekerjaan rumah utama.
FINAL Australia Terbuka 2025 di nomor ganda putra saling mempertemukan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Quaycenter Sydney, Minggu (23/11).
GANDA putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terus menyempurnakan pola permainan terbaik mereka setelah menembus babak 16 besar Hylo Open 2025.
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, melaju ke semifinal French Open 2025 setelah menaklukkan Junaidi Arif/Roy King Yap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved