Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Fabio Quartararo memperingatkan Yamaha bahwa motor mereka masih sangat jauh dari tim papan atas MotoGP.
Namun, dengan adanya kesempatan pengujian tambahan yang tersedia untuk Yamaha (dan Honda) dari sistem peringkat konsesi yang baru, sang juara dunia 2021 itu merasa tim pabrikan itu dapat menutup beberapa kesenjangan selama tes MotoGP berikutnya di Sepang.
"Saya pikir kami membuat langkah yang sangat positif dalam hal aero, tetapi itu mengubah sedikit keseimbangan motor dan kami tidak punya cukup waktu untuk menyesuaikan setelan motor," kata Quartararo dikutip dari Crash (20/12).
Baca juga: Gaet Sponsor Baru, Tim Balap Moto-GP VR46 Siap Ganti Desain Livery
"Sekarang kami juga harus menggunakan (aero) dengan serat karbon yang tepat, karena sayapnya sangat berat karena bukan karbon, karena itu adalah prototipe [yang dicetak], tapi saya pikir ada banyak detail kecil yang perlu kami ubah," imbuhnya.
Oleh karena itu, walaupun sudah terdapat pembaruan aero pada motor yang memberikan dampak positif. Quartararo masih menginginkan peningkatan lainnya pada motor.
"Tapi tentu saja, saya berharap lebih, karena meskipun kami harus banyak menyesuaikan (set-up), kami masih sangat jauh dari tim-tim papan atas," sebutnya.
Baca juga: Marquez Pakai Motor Lama, Bagnaia dan Martin Dapat Motor Baru
Yamaha mengalami musim MotoGP tanpa kemenangan pertama sejak 2003. Quartararo berada di urutan kesepuluh dalam kejuaraan dunia.
Oleh karena itu, Quartararo pun ingin memanfaatkan tes Sepang nanti dengan sebaik mungkin untuk menemukan set-up motor terbaik. Karena, ia merasa bahwa motor saat ini masih sangat jauh dari ekspektasi.
"Saya tidak tahu apakah ini akan cukup, tapi bagi saya, sangat penting untuk lebih dekat dengan (posisi teratas untuk musim depan). Jaraknya masih terlalu besar. Tentu saja kami tak melaju satu lap (di tes Valencia), tapi tetap saja kami masih sangat jauh dari yang kami inginkan," ujar Quartararo.
Dua tes di Sepang akan diikuti dengan tes pramusim resmi terakhir di Lusail pada 19-20 Februari.
Dengan rekor 22 balapan yang direncanakan untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2024, tes pascabalapan pada Senin setelah acara grand prix adalah kesempatan yang paling memungkinkan untuk pengujian pribadi oleh Yamaha dan Honda. (Crash/Z-1)
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Kolaborasi ini jadi bentuk nyata kedekatan Yamaha dengan gaya hidup anak muda masa kini yang identik dengan ruang kreatif seperti cafe.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menuntaskan balapan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Raul Fernandez di posisi kedua.
Fabio Quartararo tampil luar biasa di kualifikasi MotoGP Australia 2025. Pebalap Yamaha itu merebut pole position dengan rekor lap baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved